Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 25 Mei 2026, Kisah Para Rasul 2:22-28  Jalan Kehidupan Dan Sukacita Dalam Tuhan

A
Penulis: Alfianne Lumantow❯
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Advertisement

Pembacaan Alkitab : Kisah P. Rasul 2:22-28

TEMA : JALAN KEHIDUPAN DAN SUKACITA DALAM TUHAN

"Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu" (ay. 28)

Advertisement

 

Pada bacaan ini, Rasul Petrus hendak menegaskan dan mengarahkan perhatian orang Israel untuk memahami bahwa Yesus Kristus adalah pusat karya keselamatan Allah.

Yesus, yang hidup, mati, dan bangkit, bukanlah tokoh biasa, melainkan Pribadi yang diutus Allah sesuai dengan rencana-Nya.

Advertisement

Penyaliban Yesus bukanlah kegagalan, melainkan kehendak Allah yang digenapi demi keselamatan manusia. Namun, mereka telah menyalibkan dan membunuhnya, melalui tangan bangsa-bangsa durhaka (ay.23).

 

Petrus kemudian menekankan tentang kebangkitan Kristus. la menyatakan bahwa maut tidak berkuasa atas Yesus, sebab Allah telah membangkitkan Dia.

Petrus pun mengutip perkataan Daud yang menegaskan bahwa Allah tidak membiarkan manusia mengalami kebinasaan.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 2 November 2026,  Habakuk 1:15-17  Evaluasi Diri Dominasi Ke

"Itukah sebabnya ia selalu menghunus pedangnya dan membunuh bangsa- bangsa tanpa belas kasihan?"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:3-4  Evaluasi Diri Ubah Keluhan

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 1 November 2026,  Habakuk 1:3-4  Evaluasi Diri Ubah Keluhan

"Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, dan memandangi saja kelaliman?"

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer