Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Sabtu, 8 Agustus 2026, Mazmur 94:12-15 Bahagia Dan Bekenan KepadaNya

Pembacaan Alkitab : Mazmur 94:12-15
TEMA : BAHAGIA DAN BERKENAN KEPADA-NYA
"Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya, milik-Nya sendiri tidak akan ditinggalkan-Nya." (Mazmur 94:14)
Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Setiap orang mendambakan kehidupan yang bahagia. Banyak orang beranggapan bahwa kebahagiaan diperoleh melalui kekayaan, jabatan, kesehatan, atau keberhasilan.
Tidak sedikit yang menghabiskan waktu dan tenaga untuk mengejar semua itu dengan harapan hidupnya menjadi lebih bahagia. Namun kenyataannya, banyak orang yang memiliki segala sesuatu secara materi tetap merasa kosong, gelisah, dan tidak memiliki damai sejahtera.
Firman Tuhan pada hari ini mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati memiliki sumber yang berbeda dengan pandangan dunia. Dalam bahasa Ibrani, kata "berbahagia" berasal dari kata ashrê, yang berarti diberkati, beruntung, atau hidup dalam keadaan yang memperoleh perkenanan Allah.
Dengan demikian, kebahagiaan menurut Alkitab bukan sekadar perasaan senang yang berubah-ubah mengikuti keadaan, melainkan keadaan hidup yang diberkati karena berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan.
Mazmur 128:1 berkata, "Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya." Ayat ini menunjukkan bahwa dasar kebahagiaan adalah hidup dalam takut akan Tuhan.
Takut akan Tuhan bukan berarti takut seperti seorang hamba kepada tuan yang kejam, melainkan sikap hormat, kasih, dan ketaatan kepada Allah. Orang yang takut akan Tuhan akan berusaha menjadikan firman-Nya sebagai pedoman dalam setiap keputusan dan langkah hidupnya.
Mazmur 94:12 membuka bagian ini dengan sebuah pernyataan yang indah: "Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari dari Taurat-Mu." Sekilas ayat ini terdengar aneh. Bagaimana mungkin orang yang dididik, ditegur, bahkan dihajar oleh Tuhan disebut berbahagia?
