Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 22 Agustus 2026, Yohanes 16:12-15 Ia Akan Memimpin Kamu Ke Dalam Seluruh Kebenaran

Pembacaan Alkitab: Yohanes 16:12-15
Tema: Ia Akan Memimpin Kamu ke Dalam Seluruh Kebenaran
“Namun, apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.” (Yohanes 16:13a)
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Kita hidup pada zaman ketika informasi begitu mudah diperoleh. Dengan satu sentuhan di telepon genggam, kita dapat mengetahui apa yang sedang terjadi di berbagai tempat.
Kita dapat membaca berita, menonton video, mencari jawaban di Google, bahkan bertanya kepada berbagai aplikasi. Namun, persoalannya adalah: apakah semua informasi yang kita terima itu benar?
Kita tahu bahwa tidak semua berita benar. Ada hoaks, berita bohong, informasi yang dipotong, bahkan berita yang sengaja dibuat untuk menyesatkan. Karena itu, kita harus belajar menyaring informasi. Jangan setiap sesuatu yang kita baca langsung kita percaya.
Hal yang sama juga berlaku dalam kehidupan iman. Tidak semua suara yang kita dengar adalah suara Tuhan. Tidak semua keinginan yang ada dalam hati kita berarti berasal dari Roh Kudus. Ada orang yang berkata, “Saya dipimpin Roh untuk melakukan ini,” tetapi ternyata tindakannya bertentangan dengan firman Tuhan dan karakter Kristus.
Misalnya, seseorang mengatakan bahwa ia “dipimpin Roh” untuk berutang, tetapi kemudian tidak mau membayar. Apakah itu pekerjaan Roh Kudus? Tentu tidak. Roh Kudus tidak akan memimpin kita kepada ketidakjujuran. Roh Kudus akan mengingatkan kita kepada karakter Yesus: hidup dalam kebenaran, bertanggung jawab, rela berkorban, mengasihi sesama, dan melakukan kehendak Bapa.
Itulah sebabnya Yesus menyebut Roh Kudus sebagai Roh Kebenaran. Roh Kudus bukan sekadar memberikan informasi kepada kita. Ia memimpin hidup kita supaya semakin sesuai dengan kebenaran Allah dan semakin menyerupai Kristus.
Saudara-saudara, Sering kali kita ingin Tuhan menjawab semua pertanyaan kita. Kita berdoa, “Tuhan, beritahu saya apa yang akan terjadi besok. Siapa jodoh saya? Bagaimana masa depan saya? Pekerjaan apa yang harus saya pilih? Kapan masalah saya selesai?”
Kita ingin mengetahui semuanya sekarang. Padahal, Tuhan tahu bahwa tidak semua hal harus kita ketahui sekaligus. Bayangkan sebuah komputer yang dipaksa menerima terlalu banyak data. Akhirnya komputer bisa hang, error, bahkan rusak.
