Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 24 Agustus 2026,  Amsal 6:9-11  Bahaya Kemalasan

A
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Advertisement

Pembacaan Alkitab: Amsal 6:9-11
Tema: “Bahaya Kemalasan”

“Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu?” (Amsal 6:9)

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, Pernahkah kita merasa bahwa waktu berjalan begitu cepat, tetapi ketika melihat kembali kehidupan kita, ternyata tidak banyak yang sudah kita kerjakan?

Advertisement

Pagi berganti siang, siang berganti malam, minggu berganti minggu, bahkan tahun berganti tahun. Namun, ada banyak rencana yang tetap menjadi rencana karena selalu kita katakan, “Nanti saja.”

Kita hidup di zaman yang penuh dengan berbagai distraksi. Telepon genggam dapat membuat kita betah berlama-lama. Kita membuka media sosial dengan maksud hanya beberapa menit, tetapi tanpa terasa sudah menghabiskan waktu yang panjang. Kita mengatakan, “Saya istirahat sebentar,” tetapi akhirnya pekerjaan yang seharusnya dilakukan menjadi tertunda.

Tentu, istirahat bukanlah sesuatu yang salah. Kita membutuhkan istirahat. Tetapi ketika “istirahat” berubah menjadi kebiasaan menunda tanggung jawab, di situlah kita perlu waspada.

Advertisement

Dalam Amsal 6:6-8, kita telah melihat semut sebagai teladan tentang kerajinan dan kedisiplinan. Namun, pada ayat 9-11, penulis Amsal menunjukkan sisi yang berlawanan. Ia menggambarkan akibat yang serius dari kemalasan.

Penulis bertanya, “Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu?”

Pertanyaan ini terdengar sederhana, tetapi sebenarnya sangat tajam. “Berapa lama lagi?” Seolah-olah penulis sedang membangunkan seseorang yang terlalu lama tidur dan tidak menyadari bahwa kehidupannya sedang berjalan menuju masalah.

Saudara-saudara, Masalah orang malas bukan hanya karena ia tidak bekerja. Masalah yang lebih dalam adalah ia kehilangan kepekaan terhadap waktu dan kesempatan.

Advertisement

Artikel Terkait

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 31 Okotber 2026, Ibrani 4:11-13  Jangan Menganggap Diri Bija

"Karena itu, baiklah kita berusaha masuk ke peristirahatan itu, supaya jangan seorang pun jatuh

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 30 Okotber 2026, Ibrani 4:5-8  Hari Ini Bukan Besok

"Karena itu, la menetapkan lagi suatu hari, yaitu "hari ini", ketika la berfirman dengan perantaraan Daud jauh di kemudian hari..."

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:14-18  Berpegang Teguh Pada Keputu

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 29 Okotber 2026, Ibrani 3:14-18  Berpegang Teguh Pada Keputu

"Karena kita telah menjadi bagian dari Kristus, asal saja kita berpegang teguh sampai akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer