Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 14 September 2026, 1 Timotius 2:8-15 Sikap Doa Yang Benar

Pembacaan Alkitab : 1 Timotius 2:8-15
TEMA : SIKAP DOA YANG BENAR
"Karena itu aku ingin, supaya dimana-mana laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan." (ay.8)
Pada renungan pagi, Paulus menasihati Timotius dan jemaat untuk berdoa bagi semua orang, termasuk para pemimpin.
Malam ini, kita belajar tentang sikap doa yang benar dan berkenan kepada Allah.
Doa bukan hanya soal kata-kata yang diucapkan, melainkan juga keadaan hati, kebersihan batin, dan cara hidup orang yang datang menghadap Tuhan.
Dalam ayat 8, ungkapan "karena itu aku ingin" menghubungkan nasihat Paulus tentang doa dengan sikap hidup orang percaya dalam ibadah.
Paulus menyebut laki-laki menadahkan tangan yang suci, sesuai kebiasaan orang Yahudi berdoa dengan yang kemudian dikenal juga dalam kehidupan jemaat Kristen mula- mula.
Namun, tekanan utama Paulus bukan pada gerakan tangan, melainkan pada kesucian hidup di hadapan Allah.
Tangan yang suci menunjuk pada perbuatan yang benar, hati yang bersih, dan relasi yang dipelihara tanpa marah serta tanpa perselisihan.

