Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 21 September 2026, Yesaya 12:4-6 Bersyukur Bersaksi Bersorak Tuhan Memulihkan Jiwa Dan Ro

Pembacaan Alkitab : Yesaya 12:4-6
TEMA : BERSYUKUR, BERSAKSI, BERSORAK: TUHAN MEMULIHKAN JIWA DAN ROH
"Pada waktu itu kamu akan berkata, "Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!" (ay.4)
Seorang pasien yang lama terbaring sakit akhirnya pulih. Dengan sukacita, ia bukan hanya berterima kasih kepada dokter, tetapi juga menceritakan pengalamannya dan merayakan hidup baru yang diterimanya.
Sukacitanya tak dapat disimpan sendiri, ia bersaksi karena pemulihan yang nyata. Demikian pula ketika Tuhan memulihkan jiwa dan roh kita, respons kita bukan sekadar merasa lega, melainkan menyatakan syukur, kesaksian dan sukacita untuk memuliakan nama-Nya.
Nabi Yesaya menggambarkan respons umat setelah mengalami keselamatan dari Allah.
Pemulihan rohani selalu melahirkan rasa syukur karena disadari bahwa semuanya berasal dari kasih karunia-Nya.
Syukur bukan hanya ucapan, tetapi sikap hati yang mengakui kebaikan Tuhan.
Keselamatan membawa kita pada penyembahan. Orang yang dipulihkan tidak lagi berpusat pada diri sendiri, melainkan memuliakan Tuhan melalui pujian, ucapan syukur dan kesaksian hidup.
Karena itu, umat diajak untuk memberitakan perbuatan Tuhan kepada orang lain.
