Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 23 Oktober 2026, Nahum 3:1-7 Allah Membenci Ketidakadilan

Pembacaan Alkitab : Nahum 3:1-7
TEMA : ALLAH MEMBENCI KETIDAKADILAN
"Sungguh celaka kota penumpah darah itu! Seluruhnya dusta belaka, penuh dengan perampasan, dan pemangsaan tiada hentinya!" (ay. 1)
Apa pengalaman saudara sepanjang hari ini? Mungkin kita telah menyaksikan banyak ketidakadilan di sekitar kita, atau kita pun mengalami perlakuan tidak adil, ditipu, dibully, dst.
Saat keheningan malam menghampiri, hati dan pikiran kita berkecamuk dengan sejuta tanya: mengapa para penipu dan penindas seakan selalu berhasil dalam hidupnya?
Sementara orang-orang yang benar seakan menjadi pecundang yang tidak mampu melakukan apa pun. Benarkah demikian?
Bacaan kita malam ini menegaskan bahwa Allah sangat membenci ketidakadilan yang dilakukan oleh Niniwe.
Oleh karena itu, Nabi Nahum menyatakan penghukuman terhadap mereka.
Niniwe adalah kota besar yang dipenuhi kekerasan, penipuan, kesombongan, para penumpah darah, tipu daya, rampasan, dan kejahatan.
Terhadap bangsa yang dengan mudah membantai tawanan, merampas kekayaan bangsa lain, dan hidup dari kekerasan sistematis ini, Allah akan bertindak.
