Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 24 Oktober 2026, Nahum 3:14-19 Sudah Terlambat

Pembacaan Alkitab : Nahum 3: 14-19
TEMA : SUDAH TERLAMBAT
"Tiada obat untuk cederamu, tidak tersembuhkan lukamu. Semua yang mendengar kabarmu bertepuk tangan atasmu. Sebab siapakah tidak dilanda perbuatan jahatmu yang tiada hentinya?" (ay. 19)
"Nasi sudah menjadi bubur" adalah pepatah kuno yang menggambarkan bahwa semuanya sudah terlanjur dan tidak ada yang bisa memperbaikinya lagi.
Niniwe pernah punya kesempatan. Ketika nabi Yunus datang memberitakan penghakiman, mereka bertobat dan Allah menyelamatkan mereka.
Akan tetapi, puluhan tahun setelah itu, ketika nabi Nahum datang, Niniwe tidak lagi bertobat.
Mereka kembali pada kekejamannya, kesombongannya, dan menindas bangsa lain.
Akibatnya, "Tiada obat untuk cederamu, tidak tersembuhkan lukamu" (ay. 19a). Sudah terlambat.
Tuhan selalu membuka kesempatan agar setiap orang bertobat dan kembali kepada-Nya, yakni menerima anugerah keselamatan- Nya.
Tuhan menyuruh Niniwe menimba air untuk pengepungan, memperkuat benteng, dan menginjak-injak tanah liat untuk membuat batu bata baru.
