Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 26 Oktober 2026, Ibrani 2:5-9 Merendah Tidak Berarti Kalah

Pembacaan Alkitab : Ibrani 2:5-9
TEMA : MERENDAH TIDAK BERARTI KALAH
"segala sesuatu telah Engkau taklukkan di bawah kaki-Nya" (ay.8a)
Sifat diri yang sulit kita lakukan adalah merendahkan hati. Tanpa sadar, kita lebih menyatakan diri dengan kemampuan yang dimiliki.
Terlebih jika kita sadar ada kemampuan diri yang dimiliki melebihi dari orang lain. Kita merasa bangga, hebat dan 'di atas angin.
Perasaan lebih semakin bertambah manakala ada pujian dan pengakuan dari oranglain atas kelebihan yang kita miliki. Hal inilah yang menjadikan kita merasa lebih baik dari orang lain.
Surat kepada orang Ibrani memberikan pengajaran terkait “kerendahan hati”.
Kerendahan hati yang dinyatakan Yesus dalam karya Keselamatan bagi manusia.
Penulis Ibrani menyatakan bahwa karena Allah karya keselamatan Allah dan 'mengingat 'mengindahkan' manusia yang terpuruk akibat dosa (ay.6).
Posisi Yesus sempat lebih rendah daripada malaikat-malaikat (ay.7). Kondisi Yesus memperlihatkan tindakan nyata demi umat-Nya. Yesus tidak memperlihatkan 'kekuatan kekuasaan-Nya'.
