Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

30 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Berdiri pada Mei–Juni

P
Menko Pangan Zulkifli Hasan (kiri) bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Sampangan di Semarang (30/1).
Menko Pangan Zulkifli Hasan (kiri) bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Sampangan di Semarang (30/1).

JAKARTA – Pemerintah terus mengejar realisasi pengoperasian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan secara khusus memimpin percepatan perkembangan pendirian KDMP di Jakarta, kemarin (5/2). Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan, saat ini mayoritas KDMP sedang menyelesaikan pengerjaan fisik. Ia berharap pada kurun Mei hingga Juni mendatang, 30 ribu unit KDMP sudah selesai dibangun.


Advertisement

 

Zulkifli Hasan mengatakan, setelah pembangunan selesai, tahapan berikutnya adalah pengisian barang yang akan dijual. “Misalnya diisi tabung elpiji 3 kg,” tuturnya. Selain itu, juga dilakukan distribusi bahan pokok serta pupuk subsidi.

Ia juga mengingatkan bahwa tugas KDMP tidak hanya menjual atau mendistribusikan bantuan pangan pemerintah, tetapi juga menjadi pembeli atau offtaker. Dengan demikian, KDMP nantinya membeli hasil panen dari petani, tidak hanya gabah, tetapi juga hasil panen lain seperti kedelai, jagung, dan komoditas lainnya.

Advertisement

Menurut Zulkifli Hasan, dengan peran sebagai offtaker, KDMP dapat menekan keberadaan tengkulak yang kerap mempermainkan harga hasil panen. Melalui keberadaan KDMP, penyerapan gabah hasil panen tidak hanya terkonsentrasi pada Bulog.

 

Advertisement

 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan bahwa jumlah bangunan fisik KDMP yang telah terbangun 100 persen sebanyak 680 unit. Mayoritas bangunan KDMP yang telah tuntas berlokasi di Pulau Jawa, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. “Kalau yang di luar Jawa masih rata-rata 10–14 unit,” ucapnya.

Selebihnya, sebanyak 29.424 unit KDMP masih dalam proses pembangunan. Ia optimistis target penyelesaian pembangunan fisik 30 ribu unit KDMP pada April mendatang dapat tercapai. (wan/ali/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani tebu menuntut harga pokok penjualan (HPP) gula naik. Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) mendesak HPP segera dinaikkan menjadi Rp 16.875 per kilogram di tengah anjloknya harga

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap anak perempuan di bawah umur yang melibatkan 27 terduga pelaku di Sampang masih berlangsung. Dari 10 tersangka yang telah diamankan, enam di antaranya sudah disidang....

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Musim kemarau panjang sudah melanda Indonesia. Di banyak daerah, hujan sudah beberapa pekan belum mengguyur. Pemerintah memberikan perhatian ke sektor pertanian supaya tetap bisa produksi. Caranya dengan menyiapkan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer