Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

SABDA BINA TERUNA ,HARIAN , 16 Mei 2024, Lukas 9:12-17 Menengadah Ke Langit

Alfianne Lumantow • 2024-05-16 00:05:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Lukas 9:12-17

Menengadah Ke Langit 

Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, la mengadah ke langit, mengucap berkat ....   (TB 2 - Ayat  16)

Bummmm .... ! Johan jatuh terlentang ke tanah. Batang pohon tempat bertengger patah.  Pandangan  matanya  kabur. Pinggulnya kesakitan. Kesadarannya perlahan mulai hilang. Samar-samar matanya menangkap langit biru yang terpampang luas. Hanya ada satu hal yang segera terlintas di benak Johan, minta pertolongan Tuhan. Johan lalu berdoa.  Lukas    9:12-17, mengisahkan banyaknya pengikut Yesus meski hari sudah larut malam. Jumlah  mereka mencapai 5.000 orang laki-laki, belum termasuk perempuan dan anak-anak.  Murid-murid  meminta Yesus untuk  menyuruh mereka pergi. Namun, Yesus hendak memberi mereka  makan. Pada saat itu, makanan yang tersedia hanyalah lima roti dan dua ikan. Mustahil bukan!

Bagi manusia memang mustahil namun bagi orang percaya tidak ada yang mustahil.  Yesus tetap tenang dan tidak bersungut-sungut atau kebingungan.  Simak apa yang dilakukan Yesus dalam Lukas 9:16,   " Dan setelah la mengambil  lima  roti dan dua ikan itu,  la menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya dibagi-bagikannya  kepada orang banyak."  Mengapa Yesus menengadah ke  langit? Yesus  berdoa kepada  Bapa-Nya yang  sanggup melakukan  segala perbuatan  yang ajaib. Yesus percaya penuh bahwa  Bapa-Nya  selalu ada bersama-sama dengan-Nya.  Allah tidak pernah ingkar janji. Lebih dari 5.000 orang yang hadir  makan hingga kenyang  dan masih  tersisa 12 keranjang.  Bersama Allah tidak ada yang mustahil.

Sobat teruna, kemana kita mengharapkan pertolongan ketika sedang menghadapi masalah? Narkoba, tawuran atau ikut geng motor?  Bukan itu! Bacaan kita pada hari ini menyarankan dalam menghadapi masalah agar menengadah ke langit seperti Yesus, seperti Johan.  Percayalah Tuhan akan menolong. Tuhan tidak pemah ingkar janji. 

 

Doa: Tuhan  Yesus,  ajarkan aku untuk senantiasa  menengadahkan kepala  ke langit dalam kondisi susah dan senang.  Hindari  aku dari keputusan yang tidak tepat yang akan semakin menjerumuskanku ke dalam permasalahan yang lebih dalam. Terima kasih. Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#Renungan #SABDA BINA TERUNA #GPIB