Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

SABDA BINA TERUNA , HARIAN , 20 Mei 2024, Kisah Para Rasul 2:25-28 Bersaksi: Berjalan Bersama Tuhan

Alfianne Lumantow • 2024-05-20 00:05:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Kisah Para Rasul 2:25-28

Bersaksi: Berjalan Bersama Tuhan

Sebab itu hatiku bersukacita dan lidahku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram  (TB 2 - Ayat 26)

Kita pasti pernah merasakan ketakutan, seperti  takut tidak diterima dalam pergaulan,  takut untuk tampil berbeda, takut mendapat  nilai buruk di sekolah. Mungkin kita juga  pernah mengalami istilah anak zaman sekarang,  FOMO (Fear of Missing Out),  takut ketinggalan momen. Selain itu, kita juga mungkin pernah merasa minder dan tidak percaya diri ketika diejek atau direndahkan oleh teman-teman. Kondisi ini tidak baik dan tidak boleh dibiarkan.Kita perlu bangkit dari ketakutan dan rasa minder itu.

Di tengah rasa minder dan rasa takut yang sering kali muncul, hari ini kita diajak untuk belajar dari rasul Petrus dan raja Daud yang pemah mengalami  kondisi paling sulit dalam hidupnya. Daud pernah hampir mati ketika raja Saul berusaha untuk membunuhnya. Dalam proses pelayanan, Petrus dan murid Tuhan Yesus yang lain juga mendapat tantangan karena nyinyiran dari orang-orang  yang tidak senang dengan pelayanan mereka. Akan tetapi, mereka tidak menyerah.  Keberanian Daud dan Petrus  menjadi ajakan  agar kita tidak minder dan takut melangkah  ke masa depan, sekalipun mungkin kita akan berhadapan dengan tantangan dan orang-orang yang tidak senang dengan kita.

Mengapa demikian? Ya,   karena  Tuhan  tidak  pernah meninggalkan kita. Dia senantiasa berada di samping  Sobat Teruna melalui kuasa Roh Kudus.  la telah dicurahkan bagi kita agar kita yang rapuh ini beroleh keberanian untuk melangkah, menghadapi setiap masalah dan rasa takut, baik sebagai anak di rumah, murid di sekolah, maupun sebagai teman dalam pergaulan. Mari, kita jadikan Tuhan sebagai Sahabat yang setia, dan percaya pada kemampuan yang Tuhan telah berikan pada kita. 

Doa: Tuhan, ketika ketakutan datang, ingatkan aku bahwa Engkau tidak pernah meninggalkan  umat-Mu. Engkau selalu berjalan bersamaku  berjalan menuju masa depan. Amin

 

Editor : Alfianne Lumantow
#Renungan #SABDA BINA TERUNA #GPIB