Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, 29 Mei 2024, 1 Korintus 1:10-13 SALING MELENGKAPI DALAM PELAYANAN

Alfianne Lumantow • 2024-05-29 00:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

1 Korintus 1:10-13

"SALING MELENGKAPI DALAM PELAYANAN"

"Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu.... " (ay.10)

Salah satu keunikan Indonesia adalah negara kesatuan dengan realitas  kebhinekaan  baik  suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).  Maka diharapkan adanya penerimaan terhadap kebhinekaa, agar tercipta kerukunan segenap bangsa  Indonesia. Namun kita menyaksikan tidak jarang terjadi konflik dengan nuansa SARA menunjukkan bahwa realitas kebhinekaan bangsa ini sekaligus berpotensi untuk terjadinya perseteruan dan perpecahan. Demikian juga halnya dalam kehidupan berjemaat dengan segala kebhinekaan dan  yang dilandasi oleh kasih Kristus, tidak lepas dari konflik dan perpecahan.   

lnilah yang dinasihati Paulus kepada jemaat di Korintus terkait hal kerukunan diawal suratnya.  Hal itu menunjukkan betapa masalah perpecahan menjadi isu penting di jemaat Korintus.  Paulus mengungkapkan:  "Tetapi aku menasihatkan kamu....  supaya  kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu.... " (ay.  10). Sepertinya pengidolaan terhadap pemimpin menjadi sumber masalah di  jemaat  Korintus.   Bahkan di  antara mereka saling menonjolkan kelebihan  pemimpin mereka masing-masing (Paulus, Apolos dan Kefas,  ay.  12).   Mereka menempatkan diri berdasarkan, pemimpin-pemimpin yang disukai dan kemudian mereka saling mengunggulkar pemimpin-pemimpin tersebut.  Bagi  Paulus, sesungguhnya setiap orang yang dipakai  untuk  menjadi alat-Nya selalu  diperlengkapi dengan berbagai karunia  untuk saling menopang/mendukung dalam pelayanan, sehingga pemberitaan lnjil tidak menjadi sia-sia.

Paulus mengingatkan kita,  bagaimana potensi-potensi konflik yang menimbulkan perpecahan perlu diantisipasi,  kemudian diarahkan kepada dasar panggilan kita  sebagai gereja yang adalah Tubuh Kristus. Sebagai hamba Tuhan, apa sih yang kita banggakan? Betapa diberkatinya sebuah gereja dengan para pelayannya dan  masing, masing dengan segala kelebihandan kekurangannya, kemudian salin; melengkapi bahkan menopang satu dengan yang lain.  Perlu disadari bahwa  sebagai  hamba-hamba yang memuliakan Kristus,   harusnya menghargai rekan sekerja, dan membenci perpecahan Tubuh Kristus.

Doa : (Allah yang pengasih, mampukanlah kami menghayati bahwa segala karunia-Mu di dalam diri kami supaya kami saling melengkapi). Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT