Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam. Sabtu, 14 Maret 2026, Mazmur 119:65-72 Tuhan Itu Baik

Alfianne Lumantow • 2026-03-12 14:54:57

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 

Pembacaan Alkitab : Mazmur 119:65-72

TEMA : TUHAN ITU BAIK

Engkau baik dan berbuat baik; ajarilah aku ketetapan-ketetapan-Mu. (ay.68)

 

Pemazmur dengan indah menggambarkan bahwa kebaikan Tuhan bukan sekadar konsep, melainkan pengalaman nyata dalam hidupnya, bahkan di tengah penderitaan.

Sebelum mengalami penderitaan, pemazmur mengakui bahwa ia sempat tersesat dari jalan Tuhan.

Namun, penderitaan itu menjadi alat pemulihan yang Tuhan pakai untuk membawanya kembali pada jalan-Nya (ayat 67, 71).

la menyadari bahwa penderitaan bukanlah tanda Tuhan meninggalkan dia, melainkan sarana untuk mendatangkan kebaikan.

Dari pengalaman itu, pemazmur menyimpulkan: "Engkau baik dan berbuat yang baik" (ayat 68).

Di sini, pemahaman akan kebaikan Tuhan bertumbuh bukan melalui kenyamanan, tetapi melalui kesakitan yang membentuk dan mendewasakan imannya.

 

Berbeda dengan pemazmur, orang-orang sombong tetap keras hati. Mereka memilih jalan sendiri untuk memfitnah dan tidak bertobat, sebab mereka menolak jalan Tuhan.

Sementara itu, pemazmur tidak tertarik lagi pada cara hidup mereka, karena ia telah menemukan nilai sejati dalam firman Tuhan.

la menegaskan bahwa "taurat dari mulut-Mu adalah lebih baik bagiku dari pada ribuan emas dan perak" (ayat 72) Firman Tuhan menjadi sukacita dan pegangan hidupnya.

 

Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa hidup di masa kini tidak lepas dari penderitaan, pencobaan, dan godaan untuk memilih jalan yang tampak menguntungkan secara duniawi.

Namun, melalui renungan ini kita juga diajak untuk menyadari bahwa kebaikan Tuhan sering kali dinyatakan dalam proses pembentukan yang menyakitkan melalui luka dan air mata.

Justru di tengah kesulitan, kita belajar mengenal kasih dan kesetiaan-Nya yang sejati dan tidak pudar.

Seperti pemazmur, marilah kita belajar untuk tetap taat dan bersukacita dalam firman Tuhan, karena di sanalah terdapat nilai sejati yang jauh lebih berharga dari segala hal duniawi. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, kami mengucap syukur untuk kebaikan-Mu, perbuatan-Mu selalu baik untuk kami. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#GPIB #renungan harian Katolik hari ini #SABDA BINA UMAT