JAGOSATU.COM - Dalam waktu yang telah berlalu sejak pernikahan, jika belum juga terjadi kehamilan, perlu diperhatikan bahwa sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi mungkin termasuk dalam kategori sperma kosong.
Dalam acara talkshow Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ferina Surabaya, fenomena ini, yang dalam dunia medis disebut azoospermia, dibahas sebagai salah satu penyebab kemandulan pada pria.
Dr. Aucky Hinting PhD SpAnd (K), dokter di RSIA Ferina Surabaya, menyatakan bahwa pasien dengan sperma kosong biasanya tidak menunjukkan gejala khusus, dan kondisi ini hanya dapat terdeteksi melalui pemeriksaan analisis sperma.
Aucky Hinting menegaskan bahwa jika FSH dan testosteron normal, dugaan dapat jatuh pada saluran sperma yang buntu. Namun, jika FSH tinggi, kemungkinan kerusakan terletak pada testis.
Selain faktor medis, gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola tidur yang tidak teratur, tingkat stres yang tinggi, dan pemakaian celana ketat, juga dapat memengaruhi kualitas sperma.
Sebagai saran, Aucky Hinting menekankan pentingnya menghindari penggunaan celana yang terlalu ketat untuk memastikan sirkulasi sperma yang optimal. *
Editor : Toar Rotulung