Mencekam! Hampir 1.000 Pendaki Terjebak Badai Salju di Lereng Gunung Everest!
Jagosatu.com

Gunung Everest kembali menorehkan kisah mencekam yang membuat dunia terkejut.
Dilaporkan hampir 1.000 pendaki terjebak di tengah badai salju hebat di lereng gunung tertinggi di dunia itu.
Kejadian ini berlangsung ketika para pendaki sedang dalam perjalanan menuju base camp di wilayah Nepal.
Menurut Liputan6, badai salju datang tiba-tiba disertai angin kencang dan suhu yang turun drastis.
Kondisi ekstrem itu membuat banyak pendaki kesulitan mendirikan tenda dan mencari perlindungan yang aman.
Petugas penyelamat dari pemerintah Nepal langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi darurat.
Dilansir dari BBC News, beberapa helikopter dikerahkan untuk menyelamatkan para pendaki yang terjebak di area berbahaya.
Namun, proses evakuasi menjadi sulit karena jarak pandang sangat terbatas akibat badai salju yang terus berlangsung.
Gunung Everest sendiri berada di ketinggian 8.848 meter di atas permukaan laut, menjadikannya tempat dengan kondisi cuaca ekstrem.
Menurut laporan pihak otoritas setempat, badai ini merupakan salah satu yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Para pendaki dari berbagai negara, termasuk Nepal, India, dan China, ikut menjadi korban terjebak badai tersebut.
Beberapa di antaranya dilaporkan mengalami hipotermia karena suhu yang bisa mencapai minus 20 derajat Celsius.
Pihak penyelenggara pendakian menyebut bahwa komunikasi dengan beberapa tim pendaki sempat terputus total.
Badan Meteorologi Nepal juga memperingatkan potensi badai lanjutan akibat perubahan tekanan udara di wilayah Himalaya.
Situasi ini membuat banyak ekspedisi pendakian ditunda sementara hingga kondisi benar-benar aman.
Menurut National Geographic, badai salju di kawasan Everest biasanya terjadi pada musim gugur dan awal musim dingin.
Badai seperti ini disebabkan oleh pertemuan antara udara lembap dari India dan udara dingin dari Tibet.
Beberapa pendaki yang berhasil dievakuasi mengaku trauma dengan peristiwa yang nyaris merenggut nyawa mereka.
Pemerintah Nepal kini tengah menyiapkan tempat penampungan darurat bagi para pendaki yang selamat.
Kejadian ini menjadi pengingat betapa ganasnya alam, terutama di ketinggian ekstrem seperti Gunung Everest.
(m)
