
JagoSatu.com - Pergantian tahun ke 2026 bisa dijadikan momen yang pas untuk kembali fokus merawat kondisi tubuh. Setelah menjalani masa liburan yang biasanya diwarnai perubahan pola makan dan berkurangnya aktivitas fisik, tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri sebelum kembali menjalani rutinitas secara maksimal. Pada momen inilah, keselarasan antara olahraga, asupan nutrisi, serta perawatan tulang dan sendi menjadi kunci utama demi menjaga kebugaran sepanjang tahun.
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dari Mayapada Hospital Kuningan, dr. Elsye, SpKO, menyarankan agar aktivitas fisik setelah liburan dijalani secara perlahan dan terukur. Menurutnya, tubuh sebaiknya tidak langsung dipaksa menjalani latihan berintensitas tinggi begitu masa libur usai. Ia menganjurkan untuk memulai dari gerakan ringan hingga sedang, seperti jalan kaki, peregangan, atau latihan kekuatan dengan beban minim, kemudian menaikkan intensitasnya secara bertahap sesuai kemampuan dan respons tubuh masing-masing. Ia menegaskan bahwa olahraga yang dilakukan secara konsisten dan proporsional turut berperan besar dalam menjaga stamina, kekuatan otot, kesehatan jantung, kualitas tidur, hingga kestabilan metabolisme dalam jangka panjang.
Di samping urusan olahraga, pola makan yang seimbang juga tak boleh luput dari perhatian. Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Mayapada Hospital Tangerang, dr. Mulianah Daya, MGizi, SpGK, menyebut bahwa asupan makanan yang tepat menjadi landasan utama dalam proses pemulihan tubuh usai liburan. Menurutnya, gizi yang cukup akan membantu mengembalikan energi, memperkuat daya tahan tubuh, serta mempermudah proses adaptasi saat kembali menjalani aktivitas normal, sehingga porsi makan maupun kecukupan zat gizi makro dan mikro perlu diatur dengan seimbang.
Ia menambahkan, langkah awal yang bisa dilakukan adalah membiasakan kembali jadwal makan yang teratur. Selain itu, penting pula untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah, memenuhi kebutuhan protein harian, mengurangi asupan gula, garam, dan lemak jenuh, serta memastikan tubuh mendapat cukup cairan setiap harinya.
Selain pola makan dan olahraga, kesehatan tulang dan sendi juga menjadi hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan saat tubuh mulai kembali bergerak aktif. Dokter Spesialis Ortopedi dari Mayapada Hospital Bandung, dr. Alvin Danio Harta Da Costa, SpOT, SubspCO (K), menjelaskan bahwa otot dan sendi yang jarang digunakan selama masa kurang aktif membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali. Ia menyarankan untuk selalu melakukan peregangan sebelum dan sesudah beraktivitas, menjaga postur tubuh yang tepat, serta mengenali batas kemampuan diri sebagai langkah pencegahan nyeri maupun cedera.
Dr. Alvin juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan sinyal-sinyal dari tubuh, seperti rasa nyeri atau tidak nyaman, karena hal ini penting sebagai bentuk kewaspadaan saat kembali menjalani olahraga atau aktivitas fisik lainnya.
Sebagai wujud komitmen mendukung gaya hidup sehat dan aktif, Mayapada Hospital menghadirkan layanan Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) yang menawarkan rangkaian layanan lengkap, mulai dari skrining kondisi fisik, pencegahan cedera, hingga program peningkatan performa tubuh. Layanan ini didukung berbagai fasilitas penunjang, seperti gym, tes VO2 max, dan Body Composition Analysis, guna membantu masyarakat menjaga kebugaran dan kesiapan tubuh secara optimal.
Informasi lebih lengkap mengenai layanan kesehatan di Mayapada Hospital dapat diakses melalui aplikasi MyCare pada fitur Health Articles & Tips. Aplikasi ini juga dilengkapi fitur Personal Health untuk memantau berbagai indikator kebugaran, seperti jumlah langkah kaki, detak jantung, kalori yang terbakar, hingga Body Mass Index (BMI).


