Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kementerian Ekonomi Kreatif Dukung Penayangan Film Fiksi Ilmiah ‘’Pelangi di Mars’’

P

PENGGERAK EKONOMI: Film “Pelangi di Mars” menghadirkan pesan tentang ilmu pengetahuan, keberanian bermimpi, serta kepedulian terhadap masa depan bumi.
PENGGERAK EKONOMI: Film “Pelangi di Mars” menghadirkan pesan tentang ilmu pengetahuan, keberanian bermimpi, serta kepedulian terhadap masa depan bumi.


Advertisement

JAKARTA -  Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung penayangan film fiksi ilmiah keluarga ‘’Pelangi’’ di Mars’’yang dijadwalkan tayang di bioskop pada momentum Ramadan menjelang Lebaran 2026. Film tersebut dinilai menjadi langkah baru bagi perfilman nasional dalam mengeksplorasikan ganne fiksi ilmiah sekaligus memanfaatkan teknologi produksi mutakhir.


Deputi Bidang Kreativitas Media Kementrian Ekraf Agustini Rahayu menyatakan kehadiran film tersebut menunjukkan keberanian sineas Indonesia untuk menggerap genre yang masih jarang diproduksi di dalam negeri. ‘’Film menunjukkan Keberanian sineas Indonesia untuk mengeksplorasi Genre fiksi ilmiah. Selain itu, penggunaan teknologi extended reality berbasis Unreal Engine dalam produksinya juga menunjukkan bahwa industri film Indonesia mampu mengadopsi inovasi teknologi kelas dunia,’’ ujarnya.


Menurut Agustini, perkembangan teknologi produksi film membuka peluang bagi sineas untuk menghadirkan ragam genre baru sekaligus meningkatkan kualitas karya.
Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem industri film nasional  melalui berbagai langkah strategis serta membuka ruang kolabrasi yang lebih luas bagi pelaku bagi pelaku industri kreatif

Advertisement


Dia menambahkan industri film menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Agustini juga menilai film keluarga memiliki peran penting karena dapat menjadi pilihan hiburan lintas generasi, terutama pada periode Ramadan hingga Lebaran ketika aktivitas masyarakat meningkat. ‘’Film keluarga saeperti Pelangi di Mars dapat menjadi pilihan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menghadirkan pesan tentang ilmu penegtahuan, keberanian bermimpi, serta kepedulian terhadap masa depan Bumi,’’ tambahnya.

 

 

Advertisement


Sutradara film tersebut, Upie Guava, mengatakan ide cerita berangkat dari refleksi dirinya bersama produser Dendy Reynando sebagai orang tua yang ingin menghadirkan kisah inspiratif bagi anak-anak Indonesia. “Kami tumbuh dengan cerita yang membangkitkan mimpi besar seperti menjadi astronot atau ilmuwan. Melalui film ini, kami ingin menghadirkan petualangan yang dekat dengan sains dan eksplorasi ruang angkasa sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak terhadap ilmu pengetahuan,” ujarnya. Dendy menambahkan film ini dikembangkan untuk memperbanyak pilihan film keluarga lokal yang dapat ditonton bersama oleh orang tua dan anak.“Film keluarga di Indonesia masih terbatas. Kami ingin menghadirkan cerita yang dapat menjadi pengalaman menonton bersama antara orang tua dan anak,” katanya. (lyn/ali/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani tebu menuntut harga pokok penjualan (HPP) gula naik. Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) mendesak HPP segera dinaikkan menjadi Rp 16.875 per kilogram di tengah anjloknya harga

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap anak perempuan di bawah umur yang melibatkan 27 terduga pelaku di Sampang masih berlangsung. Dari 10 tersangka yang telah diamankan, enam di antaranya sudah disidang....

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Musim kemarau panjang sudah melanda Indonesia. Di banyak daerah, hujan sudah beberapa pekan belum mengguyur. Pemerintah memberikan perhatian ke sektor pertanian supaya tetap bisa produksi. Caranya dengan menyiapkan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer