Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Lebaran, Kebut Pemadaman Hutan dan Lahan

P

JINAKKAN API: Petugas Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan di Riau.
JINAKKAN API: Petugas Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan di Riau.


Advertisement

JAKARTA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghantui masyarakat Riau jelang Lebaran. Pemantauan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyebut sedikitnya ada 49 hotspot atau titik panas yang tersebar di kabupaten Pelalawan (42), Indragiri Hilir (2), Dumai (4), dan Kampar (1).

Kemenhut berupaya secepatnya memadamkan karhutla tersebut. Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Thomas Nifinluri mengatakan, mereka terus memantau sebaran titik panas berdasarkan pantauan website SiPongi dari Satelite Nasa-Terra/Aqua.

"Seiring dengan terpantaunya hotspot pada sejumlah lokasi, Manggala Agni bersama pihak terkait lainnya di daerah juga melaporkan upaya penanganan karhutla," katanya (16/3). Misalnya pada 1–15 Maret lalu, sudah dilaksanakan penanganan karhutla sebanyak 48 kali operasi.

Advertisement

Dengan luas areal yang berhasil ditangani yaitu 78,2 hektar. Meliputi Kabupaten dan Kota Dumai, Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, dan Kampar.

 

Advertisement

 

Selain operasi pemadaman karhutla, tim juga melakukan penguatan pemantauan melalui patroli udara. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan deteksi dini, serta mempercepat respons penanganan di lapangan. Mobilisasi helikopter patroli udara jenis Bell saat ini sedang approaching menuju Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Armada ini dikerahkan untuk mendukung kegiatan patroli udara dalam rangka pemantauan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau.

Upaya pemadaman karhutla di Riau dan sejumlah daerah lain, juga dilakukan lewat operasi modifikasi cuaca (OMC). Dirjen Penegakkan Hukum Kemenhut Dwi Januanto Nugroho mengatakan ada potensi gelombang El Nino yang panjang. Sehingga meningkatkan risiko terjadinya karhutla. (wan/bas/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani tebu menuntut harga pokok penjualan (HPP) gula naik. Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) mendesak HPP segera dinaikkan menjadi Rp 16.875 per kilogram di tengah anjloknya harga

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap anak perempuan di bawah umur yang melibatkan 27 terduga pelaku di Sampang masih berlangsung. Dari 10 tersangka yang telah diamankan, enam di antaranya sudah disidang....

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Musim kemarau panjang sudah melanda Indonesia. Di banyak daerah, hujan sudah beberapa pekan belum mengguyur. Pemerintah memberikan perhatian ke sektor pertanian supaya tetap bisa produksi. Caranya dengan menyiapkan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer