
Jagosatu.com - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terus memperkuat sinergi strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Upaya kolaboratif ini menjadi krusial di tengah dinamika global, krisis energi, serta dampak perubahan iklim yang berpotensi mengancam stabilitas pasokan pangan.
Sinergi antara dua lembaga negara ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman, stabil, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan dalam berbagai langkah strategis yang telah dan akan terus diimplementasikan oleh pemerintah.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, seperti dilansir dari laman resmi Kementerian Pertanian pada Selasa (7/4/2026), menyampaikan bahwa Indonesia telah menunjukkan kinerja positif sektor pangan. Keberhasilan ini terwujud melalui pencapaian swasembada dalam waktu yang relatif singkat.
Menurut Mentan Amran, capaian gemilang tersebut merupakan hasil nyata dari arahan Presiden, dukungan penuh dari Komisi IV DPR RI, serta kerja keras dan dedikasi para petani di seluruh pelosok Indonesia. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjadikan ketahanan pangan sebagai prioritas utama dalam mewujudkan kemandirian nasional. Sinergi antara Kementan dan Komisi IV DPR RI diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan global dan perubahan iklim yang terus berkembang.
Dalam upaya menjaga ketahanan pangan, Kementan juga fokus pada percepatan tanam, penggunaan varietas tanaman yang tahan terhadap kekeringan, serta pengaturan pola tanam yang adaptif. Langkah-langkah ini penting untuk mitigasi risiko akibat perubahan iklim ekstrem.
Selain itu, penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian juga menjadi fokus utama. Koordinasi yang solid diharapkan dapat menciptakan ekosistem pertanian yang lebih responsif dan efisien.
Di sisi produksi, Kementerian Pertanian terus mendorong berbagai program prioritas guna mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Program-program ini mencakup cetak sawah baru dan optimasi lahan pertanian yang sudah ada.
Pengelolaan air dan irigasi yang efektif, konservasi serta rehabilitasi lahan, pembangunan jalan usaha tani, hingga penyediaan benih unggul juga menjadi bagian integral dari strategi Kementan. Semua ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian.
Tidak hanya itu, Kementan juga memastikan ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern, pupuk subsidi yang tepat sasaran, serta penguatan penyuluhan pertanian. Program regenerasi petani muda juga digalakkan untuk menjamin keberlanjutan sektor ini di masa depan.



