Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPJS Kesehatan: Penyakit Katastropik Sedot Anggaran Rp 50,3 Triliun

P
BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan

Advertisement

 

JAKARTA – Penyakit katastropik masih menjadi beban terbesar Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sepanjang 2025, BPJS Kesehatan menggelontorkan Rp 50,3 triliun untuk menangani sekitar 59,9 juta kasus penyakit berbiaya tinggi. Atau, sekitar 26,3 persen dari total biaya pelayanan kesehatan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan, tingginya pembiayaan tersebut menunjukkan pentingnya penguatan upaya promotif dan preventif. "Sebab, sebagian besar penyakit katastropik sebenarnya dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup dan deteksi dini," kata Pujo.

Advertisement

Penyakit jantung menjadi penyerap anggaran terbesar dengan nilai klaim mencapai Rp 17,3 triliun untuk penanganan 29,7 juta kasus. Di posisi kedua adalah gagal ginjal yang menghabiskan Rp 13,3 triliun dari 12,6 juta kasus. Sementara itu, pembiayaan kanker mencapai Rp 10,3 triliun dari 7,1 juta kasus, disusul stroke sebesar Rp 7,2 triliun dari 9,5 juta kasus. Adapun hemofilia menghabiskan biaya Rp 909,6 miliar untuk 84,8 ribu kasus. Kemudian thalassemia menyerap Rp 852,7 miliar dari 398,1 ribu kasus, dan sirosis hati Rp 278,1 miIiar untuk 311,3 ribu kasus.

Secara keseluruhan, BPJS Kesehatan mengeluarkan biaya pelayanan sebesar Rp 191,33 triliun sepanjang 2025. Angka tersebut meningkat Rp 15,22 triliun dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp 176,11 triliun. Meningkatnya biaya pelayanan membuat rasio klaim BPJS Kesehatan mencapai 108,27 persen. Artinya, nilai klaim yang dibayarkan telah melampaui pendapatan iuran yang diterima, sehingga menjadi tantangan bagi keberlanjutan Program JKN. (lyn/bas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Empat Kementerian dan Lembaga Perkuat Ekosistem JKN

Empat Kementerian dan Lembaga Perkuat Ekosistem JKN

BPJS Kesehatan memperkuat kolaborasi dengan empat kementerian dan lembaga untuk memperkuat ekosistem Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sinergi tersebut difokuskan pada penguatan tata kelola program. Mulai dari...

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani tebu menuntut harga pokok penjualan (HPP) gula naik. Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) mendesak HPP segera dinaikkan menjadi Rp 16.875 per kilogram di tengah anjloknya harga

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap anak perempuan di bawah umur yang melibatkan 27 terduga pelaku di Sampang masih berlangsung. Dari 10 tersangka yang telah diamankan, enam di antaranya sudah disidang....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer