Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 47 Jembatan Pascabencana

P
Penulis: Pratama Karamoy❯
GERAK CEPAT: Kementerian PU mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi permanen 47 jembatan pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. (Foto: DOK. KEMENTERIAN PU)
GERAK CEPAT: Kementerian PU mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi permanen 47 jembatan pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. (Foto: DOK. KEMENTERIAN PU)

Advertisement

 

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan permanen 47 jembatan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) dengan total panjang 3.932,1 meter. Penanganan dilakukan setelah akses darurat di wilayah terdampak berhasil difungsikan melalui 48 penanganan jembatan sepanjang 1.876,3 meter untuk menjaga konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemulihan jembatan pascabencana dilakukan secara bertahap. Setelah akses darurat dipulihkan untuk memastikan masyarakat tetap terhubung, penanganan dilanjutkan melalui rehabilitasi dan rekonstruksi permanen agar fungsi infrastruktur dapat kembali secara optimal dan berkelanjutan. "Yang kita kejar bukan hanya konektivitas kembali tersambung, tetapi juga memastikan infrastruktur yang dibangun kembali dapat memberikan pelayanan yang aman dan andal bagi masyarakat," ujar Menteri Dody.

Advertisement

Berdasarkan data hingga 25 Juli 2026, seluruh 48 jembatan yang dilaksanakan penanganan darurat telah fungsional, terdiri atas 25 titik di Aceh (14 jembatan nasional dan 11 jembatan daerah), 13 titik di Sumut (9 jembatan nasional dan 4 jembatan daerah), dan 10 titik di Sumbar (7 jembatan nasional dan 3 jembatan daerah). Penanganan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan, antara lain melalui pemasangan jembatan bailey dan box culvert, penanganan oprit, perkuatan struktur, serta pembersihan material dan alur sungai.

Seiring dengan berfungsinya akses darurat, Kementerian PU melanjutkan rehabilitasi dan rekonstruksi permanen terhadap 47 jembatan dengan rata-rata progres 34,38 persen. Penanganan tersebut mencakup 30 jembatan di Aceh (21 jembatan nasional dan 9 jembatan daerah); 8 jembatan di Sumut (8 jembatan nasional); serta 9 jembatan di Sumbar (4 jembatan nasional dan 5 jembatan daerah).

Advertisement

Sejumlah pekerjaan menunjukkan kemajuan signifikan. Di Aceh, antara lain Jembatan Lawe Mengkudu I dan Ulee Langa telah mencapai progres lebih dari 90 persen. Sementara di Sumbar, empat jembatan, yakni Marga Yasa A, Marga Yasa B, Sungai Indarung, dan Batang Lolo telah selesai 100 persen. Penanganan jembatan lainnya dilaksanakan secara bertahap sesuai tahapan dan kesiapan masing-masing lokasi. (als/wir)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

14 Jembatan Nasional dan 13 Ruas Jalan di Aceh Berfungsi Lagi

14 Jembatan Nasional dan 13 Ruas Jalan di Aceh Berfungsi Lagi

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berkomitmen mempercepat penanganan infrastruktur jalan dan jembatan yang terdampak bencana di Aceh. Langkah tersebut menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam memastikan konektivitas

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani tebu menuntut harga pokok penjualan (HPP) gula naik. Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) mendesak HPP segera dinaikkan menjadi Rp 16.875 per kilogram di tengah anjloknya harga

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap anak perempuan di bawah umur yang melibatkan 27 terduga pelaku di Sampang masih berlangsung. Dari 10 tersangka yang telah diamankan, enam di antaranya sudah disidang....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer