Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kembali Menyala, Hujan pun Tak Padamkan Api Abadi Mrapen

P
Penulis: Pratama Karamoy❯
Api Abadi Mrapen
Api Abadi Mrapen

GROBOGAN - Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menyala kembali. Sumber api legendaris itu sempat padam akibat sumber gasnya tertutup endapan lumpur.


Advertisement

Mengutip Radar Kudus Grup Jawa Pos kemarin (11/2), berkat penanganan cepat dan teknis, sumber api penyulut obor berbagai kejuaraan penting olahraga tersebut kini kembali menyala stabil dan terus hidup tanpa henti sejak awal pekan ini.

Penata Layanan Operasional Api Abadi Mrapen Annas Rafiqi mengungkapkan, proses perbaikan dilakukan secara intensif pada Sabtu (7/2) pekan lalu mulai pukul 09.00 hingga 20.00 WIB. Perbaikan langsung rampung dalam satu hari.

Keesokan harinya, Minggu (8/2), tungku dibiarkan kering terlebih dahulu sebelum akhirnya diuji coba pada Senin (9/2) sejak pukul 07.00 WIB. Hingga Rabu (11/2), api terus menyala stabil.

Advertisement

Bahkan, pada Rabu (11/2) sore saat hujan deras mengguyur kawasan Api Abadi Mrapen, nyala api tetap terlihat kuat dan stabil. "Pengerjaan dilakukan oleh dua petugas khusus yang menangani gas," kata Annas.

 

Advertisement

 

Bersihkan Endapan Lumpur

Ia menjelaskan, inti penanganan dilakukan pada tungku sumber api. Endapan lumpur dan air yang menutup saluran gas disedot menggunakan alat khusus berupa pompa air (sibel). Proses penyedotan dilakukan langsung di dalam tungku yang sudah dicor.

Menurut Annas, endapan lumpur itulah yang menyebabkan sumber gas dari dalam tanah tertutup sehingga aliran gas melemah dan api nyaris padam. Selama ini, konstruksi tungku yang berisi bebatuan yang dicor justru berfungsi menjaga kestabilan api agar tetap kuat dan terkontrol. Kini, loket masuk destinasi wisata tersebut pun sudah aktif kembali. Tarif retribusinya sebesar Rp 2.500 per orang. (int/ttg/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani Tebu Desak HPP Gula Naik

Petani tebu menuntut harga pokok penjualan (HPP) gula naik. Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) mendesak HPP segera dinaikkan menjadi Rp 16.875 per kilogram di tengah anjloknya harga

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Empat Pelaku Rudapaksa Massal di Sampang Dituntut 4 Tahun Penjara

Penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap anak perempuan di bawah umur yang melibatkan 27 terduga pelaku di Sampang masih berlangsung. Dari 10 tersangka yang telah diamankan, enam di antaranya sudah disidang....

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Kementerian Pertanian Beri Bantuan 56 Ribu Unit Pompa Air untuk Hadapi Kemarau Panjang

Musim kemarau panjang sudah melanda Indonesia. Di banyak daerah, hujan sudah beberapa pekan belum mengguyur. Pemerintah memberikan perhatian ke sektor pertanian supaya tetap bisa produksi. Caranya dengan menyiapkan....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer