Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Pengembangan QRIS, BI Pasang Target 17-8-45

Pratama Karamoy • 2026-02-16 15:13:54
Pembayaran transaksi menggunakan QRIS di Fresh Market Bintaro, Tangerang Selatan. Bank Indonesia menargetkan volume transaksi mencapai 17 miliar kali sepanjang 2026
Pembayaran transaksi menggunakan QRIS di Fresh Market Bintaro, Tangerang Selatan. Bank Indonesia menargetkan volume transaksi mencapai 17 miliar kali sepanjang 2026

BANDUNG — Akselerasi digitalisasi sistem pembayaran memasuki titik vital. Pada 2026, Bank Indonesia (BI) bakal tancap gas memperluas implementasi Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS), baik di dalam negeri maupun lintas negara. Langkah itu menjadi bagian penting menuju target Cetak Biru Sistem Pembayaran Indonesia 2030.

 

Ekonom Senior Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Willy Toji mengungkapkan, tahun ini BI memasang target simbolik sekaligus ambisius bertajuk 17-8-45. "Kami sesuaikan dengan angka kemerdekaan RI, yakni 17, 8, dan 45," ujarnya dalam Capacity Building Media BI Jawa Timur 2026 di Bandung akhir pekan lalu (14/2). Angka 17 merepresentasikan proyeksi volume transaksi yang ditargetkan menembus 17 miliar kali sepanjang 2026. Angka 8 berarti implementasi QRIS di delapan negara mitra. Sedangkan 45 merujuk pada target 45 juta merchant pengguna QRIS.

 

Baca Juga: Danantara Siapkan 20 Proyek Hilirisasi, Kucurkan Rp 437 Triliun, Serap 600 Ribu Tenaga Kerja

 

Target tersebut dinilai realistis. Sepanjang 2025, volume transaksi QRIS telah mencapai 15,51 miliar kali, dengan jumlah merchant 43,29 juta. "Untuk negara mitra, ada tiga yang masih dalam pipeline. Jika seluruhnya terealisasi, target delapan negara bisa tercapai," jelasnya. Dari sisi suplai, strategi utama BI adalah memperluas adopsi QRIS di kalangan pedagang, terutama UMKM. Saat ini, sekitar 95 persen merchant QRIS berasal dari segmen usaha mikro. Artinya, ekspansi QRIS bukan sekadar menambah jumlah merchant, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan di level akar rumput.

 

Sementara dari sisi demand, BI mendorong peningkatan penggunaan melalui berbagai program, termasuk QRIS Jelajah Kuliner Indonesia. Jumlah pengguna QRIS kini telah mencapai 59,53 juta, mendekati target 60 juta pengguna tahun ini. BI juga mengembangkan inovasi QRIS Tap berbasis NFC untuk mempercepat transaksi. (bil/dio/jawa pos)

Editor : Pratama Karamoy
#Nasional #qris