Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

VAR Bikin Onar? Dias Bongkar Dorongan Barnes ke Donnarumma yang Diabaikan!

A
Nampak para pemain Manchester City memprotes atas keputusan wasit tentang gol ke gawang mereka
Nampak para pemain Manchester City memprotes atas keputusan wasit tentang gol ke gawang mereka

Jagosatu.com - Ruben Dias mengungkapkan kekesalannya atas keputusan yang mengesahkan gol penentu Harvey Barnes saat Manchester City kalah 2-1 dari Newcastle United.


Advertisement

Kekalahan ini membuat City gagal memangkas jarak menjadi satu poin dari Arsenal di puncak klasemen Premier League.

Dua gol Barnes di babak kedua menjadi penentu kemenangan Newcastle di St James’ Park.

Dias sempat menyamakan kedudukan lewat gol pertamanya di Premier League sejak Desember 2021.

Advertisement

Gol Dias tersebut mengakhiri penantian 106 pertandingan liga tanpa mencetak gol.

Namun gol itu menjadi tidak berarti setelah Barnes mencetak gol kedua Newcastle pada menit ke-70.

Gol tersebut terjadi setelah sebuah kemelut, dimulai dari sundulan Bruno Guimaraes yang membentur tiang.

Advertisement

Barnes kemudian bereaksi paling cepat dan menyambar bola untuk menjebol gawang Gianluigi Donnarumma.

VAR melakukan pemeriksaan panjang terhadap dua kemungkinan offside dan dugaan pelanggaran terhadap Donnarumma.

Pihak City merasa Barnes mendorong Donnarumma hingga keluar posisi dalam proses terjadinya gol.

Selain itu, Phil Foden dan Jeremy Doku juga sempat meminta penalti di babak pertama namun ditolak.

Dias menyatakan bahwa keputusan terkait gol kedua Newcastle adalah hal yang paling membuatnya marah.

Ia mempertanyakan konsistensi aturan yang mengizinkan kontak keras kepada penjaga gawang.

Dias mengaku baru menyadari adanya dorongan setelah melihat tayangan ulang usai pertandingan.

Menurutnya, posisi Donnarumma yang tiba-tiba bergeser membuatnya curiga ada pelanggaran.

Dias menilai VAR terlalu selektif pada beberapa kontak namun mengabaikan insiden penting pada kiper.

Ia menegaskan bahwa di masa lalu tindakan seperti itu jelas dianggap sebagai pelanggaran.

Meskipun kecewa, Dias mengakui bahwa Newcastle tampil lebih baik dan layak menang.

Kekalahan ini menjadi yang keempat bagi City dalam 12 pertandingan awal Premier League musim ini.

Jumlah tersebut merupakan rekor terburuk bagi tim asuhan Pep Guardiola di awal musim sepanjang kariernya. (samt)

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer