Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terkendala Tinggi Badan, Toprak Tampil tanpa Sayap Belakang

P
SESUAIKAN POSTUR: Toprak Razgatlioglu dengan motor YZR-M1 meninggalkan pit lane pada tes hari pertama di Sepang kemarin (3/2)
SESUAIKAN POSTUR: Toprak Razgatlioglu dengan motor YZR-M1 meninggalkan pit lane pada tes hari pertama di Sepang kemarin (3/2)

KUALA LUMPUR – Toprak Razgatlioglu menjadi pusat perhatian pada hari pertama tes resmi MotoGP di Sepang kemarin. Pembalap rookie MotoGP tersebut turun tanpa sayap belakang di Yamaha YZR-M1 miliknya. Juara Dunia Superbike tiga kali ini adalah rookie utama yang melakukan debutnya di MotoGP musim ini. Toprak telah menyetujui kontrak multi-tahun dengan Pramac Yamaha. Toprak sebelumnya sudah melakukan debut tes dengan Yamaha V4 akhir tahun lalu.


Advertisement

 

Nah, Minggu lalu, dia sudah mengambil bagian dalam sesi pemanasan di Sepang sebelum melakukan tes resmi. Dan pada hari pertama tes resmi, Yamaha memperkenalkan paket aerodinamika baru yang agresif pada M1-nya sebagai bagian dari pengembangan.

Sayap belakang (rear winglets) pertama kali diperkenalkan oleh Ducati selama Grand Prix Inggris 2022, dengan tujuan memberikan lebih banyak downforce pada ban belakang.

Advertisement

Sejak saat itu, setiap pabrikan telah meniru dan mengembangkan desain tersebut hingga ke tingkat ekstrem. Namun, kemarin Toprak harus melakukannya tanpa sayap belakang. Sebab, dia terkendala aturan pembatasan tinggi badan.

 

Advertisement

 

Dengan tinggi 185 cm, Toprak adalah pembalap tertinggi di grid saat ini. Nah, Yamaha harus mengatur motor agar sesuai dengan postur tubuhnya. Karena itu, jika menambahkan sayap belakang akan membuatnya berada di luar parameter tinggi badan yang diizinkan dalam peraturan. Yakni peraturan FIM MotoGP, Pasal 2.4.4.7.

Secara keseluruhan, performa Toprak selama uji coba dan tes bersama Yamaha memang belum semulus ketika dia masih menjadi pembalap superbike. Namun, manajer Pramac Yamaha, Gino Borsoi tetap mengapresiasi debutnya di atas motor Yamaha YZR-M1.

“Toprak belum pernah balap di sini (Sepang) sebelumnya,” ujar Borsoi seperti dikutip Gpone.com. “Ini trek yang sulit, tetapi dia sudah berhasil mencatatkan waktu 1 menit 58 detik, salut untuknya,” imbuhnya. (ka/bas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Marquez kembali masuk dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu berhasil menyapu bersih kemenangan sprint dan balapan utama di Sachsenring, Jerman pada 11-12 Juli pekan lalu. Hasil..

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

DI era ketika pembalap MotoGP berlomba membentuk tubuh di gym, Ai Ogura justru menempuh jalan berbeda. Pembalap Trackhouse Aprilia yang baru meraih kemenangan perdana di Assen itu, lebih banyak berlatih di atas motor....

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati akhirnya mewujudkan superteam untuk MotoGP musim depan. Pabrikan asal Italia itu resmi menunjuk Pedro Acosta sebagai tandem Marc Marquez untuk musim 2027 hingga 2028. Acosta dipilih bukan sekadar memperkuat....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer