Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

El Real Hindari Hat-trick Kalah

P

Photo
Photo


Advertisement

VIGO – Real Madrid sudah hampir sewindu tidak pernah menelan kekalahan tiga laga beruntun di LALIGA. Setelah kalah dua kali terakhir terjadi pada Oktober 2018, rekor jelek itu mengancam dini hari nanti (7/3). Itu jika El Real terpeleset lagi saat berlaga di Estadio Abanca Balaidos, kandang Celta Vigo, dalam jornada ke-27 (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB).

Sebelum lawan Celta, Real besutan Alvaro Arbeloa takluk dari lawan-lawannya dalam dua jornada beruntun. Masing-masing 1-2 oleh Osasuna di Estadio El Sadar (22/2) dan 0-1 kontra Getafe CF di kandang sendiri, Estadio Santiago Bernabeu, pada Selasa (3/2).

Arbeloa mengklaim, laga di Balaidos akan berakhir beda dengan di El Sadar dan Bernabeu. "Akan sangat sulit memenangi laga di Vigo. Namun, kami Real, mentalitas kami tidak mudah menyerah," kata pelatih pengganti Xabi Alonso itu seperti dilansir dari Diario AS.

Advertisement

 

Krisis Cedera dan Akumulasi

Handicap Arbeloa masih sama di Balaidos. Yaitu banyaknya pemain absen karena cedera maupun akumulasi kartu kuning. Tercatat ada delapan nama mulai dari Kylian Mbappe, Rodrygo, Jude Bellingham, Eder Militao, Raul Asencio, dan David Alaba yang terkena cedera. Sementara Franco Mastantuono dan Dean Huijsen terkena akumulasi.

"Dalam situasi inilah kecerdikan Arbeloa benar-benar diuji," sebut analis sepak bola Spanyol Mario de la Riva dalam ulasannya. Sektor bek tengah jadi sorotan karena duet veteran, Antonio Rudiger dan David Alaba, tidak tampil solid saat lawan Getafe. Itu bisa dimaklumi karena mereka baru kali pertama berpasangan musim ini.

 

Bidik Zona Eropa

Di sisi lain, Celta bukan tim medioker dalam laga dini hari nanti. Klub berjuluk Os Celestes itu saat ini berada di zona ajang antarklub Eropa, tepatnya peringkat keenam (batas terakhir), dan memiliki ambisi mempertahankannya sampai akhir musim.

Advertisement

Kepada Marca, striker Celta Ferran Jutgla konfiden timnya bisa menyulitkan Real dan meraih poin untuk persaingan zona Eropa. "Saat kami bermain di depan pendukung sendiri, motivasi kami berlipat-lipat dan itu membantu kami tampil lebih baik," beber striker yang pernah semusim (2021-2022) membela rival abadi Real, FC Barcelona, dengan statistik 9 laga dan 2 gol itu. (ren/dns/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Perpisahan Carvajal, Generasi Terakhir yang Raih Enam Gelar Liga Champions

Perpisahan Carvajal, Generasi Terakhir yang Raih Enam Gelar Liga Champions

Laga melawan Athletic Bilbao di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, kemarin (24/5) menjadi malam penuh emosi bagi Dani Carvajal. Pemain terakhir dari generasi emas Real Madrid yang meraih enam gelar Liga Champions itu....

Wali Kota Hengky Honandar Buka Karate Open Tournament Kajati Cup ke-5 dan Wali Kota Bitung 2026

Wali Kota Hengky Honandar Buka Karate Open Tournament Kajati Cup ke-5 dan Wali Kota Bitung 2026

Pemerintah Kota Bitung berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan olahraga.

Debut Sempurna Mitchell Bakker

Debut Sempurna Mitchell Bakker

Mitchell Bakker tak membutuhkan waktu lama untuk mencuri perhatian publik Indonesia. Penyerang berusia 19 tahun itu langsung mengukir debut sempurna bersama Timnas Indonesia saat menundukkan Kamboja 5-1 pada laga....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer