Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ducati Tak Bisa Bergantung pada Marquez, Raih Hasil Kurang Maksimal di Dua Seri Awal

P

JADI TUMPUAN: Marc Marquez melaju pada sesi sprint race di GP Brasil, Sabtu (21/3) lalu.
JADI TUMPUAN: Marc Marquez melaju pada sesi sprint race di GP Brasil, Sabtu (21/3) lalu.


Advertisement

GOIANIA – MotoGP musim ini baru berjalan dua seri. Tapi, sinyal awal menunjukkan bahwa dominasi Ducati mulai goyah. Tim asal Borgo Panigale, Bologna, Italia itu tidak lagi mampu finis satu-dua di Thailand dan Brasil.

Sebagai gantinya, muncul Aprilia. Pembalap utamanya, Marco Bezzecchi berhasil menyapu bersih dua kemenangan di Sirkuit Buriram dan Goiania. Aprilia bahkan berhasil finis satu-dua di Brasil. Itu setelah rekan satu tim Bezzecchi, Jorge Martin menyelesaikan balapan sebagai runner up.

 

Advertisement

Situasi itu membuat manajer tim Ducati Davide Tardozzi sadar. Timnya tidak bisa terus mengandalkan Marc Marquez untuk menutup kekurangan performa motor Desmosedici. Marc terpaksa gagal finis di Buriram setelah mengalami pecah ban, dan harus puas berada di posisi empat di Autodromo Internacional Ayrton Senna –nama lain Goiania–.

“Sekarang kami juga punya Marc yang belum 100 persen secara fisik, tapi itu bukan alasan karena Ducati lain juga tertinggal. Kami tidak bisa selalu mengandalkan bakat Marc untuk menutupi kekurangan kami,” tegas Tardozzi dikutip dari Motorsport.

 

"Saya ingin mencoba untuk sedekat mungkin dengan Marc (Marquez) dan Bez (Marco Bezzecchi) yang sekarang memenangkan empat balapan terakhir. Saya ingin menjadi salah satu dari mereka yang memenangkan balapan." — Fabio Di Giannantonio, Pembalap VR46

 

Advertisement

Baca Juga: Bezzecchi Dapat Motivasi dari Rossi

 

Yakin Bisa Dekati Aprilia

Akhir pekan lalu, Marquez sebenarnya sempat memberi sinyal positif dengan memenangi sprint di Brasil. Namun saat balapan utama, baik dia dan peraih pole Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) tidak mampu menandingi kecepatan Aprilia. Diggia –sapaan akrab Di Giannantonio– finis di posisi ketiga di belakang duo Aprilia.

Lebih lanjut, Tardozzi menyebut jika Marquez belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu yang didapat musim lalu. Tapi, dia menekankan bahwa Marc telah berusaha tampil maksimal. “Marc tidak dalam kondisi 100 persen, tapi seperti semua juara hebat, dia tidak terpaku pada itu dan terus bekerja keras untuk membawa hasil terbaik.”

 

Meski berada dalam situasi sulit, Tardozzi yakin Ducati bakal menemukan sumber masalah. General manager Gigi Dall’Igna disebut-sebut telah bekerja ekstra sejak musim dingin untuk mencari solusi. Hasilnya, bisa terlihat dalam beberapa balapan ke depan.

“Saya rasa Aprilia akan tetap kompetitif di Austin (akhir pekan ini), tetapi saya yakin Ducati akan lebih dekat. Mereka juga akan sangat kuat di Jerez, tetapi kami bisa lebih dekat. Kami tahu masalahnya dan sedang mencari cara untuk menyelesaikannya,” kata Tardozzi. (ka/bas/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Marquez kembali masuk dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu berhasil menyapu bersih kemenangan sprint dan balapan utama di Sachsenring, Jerman pada 11-12 Juli pekan lalu. Hasil..

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

DI era ketika pembalap MotoGP berlomba membentuk tubuh di gym, Ai Ogura justru menempuh jalan berbeda. Pembalap Trackhouse Aprilia yang baru meraih kemenangan perdana di Assen itu, lebih banyak berlatih di atas motor....

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati akhirnya mewujudkan superteam untuk MotoGP musim depan. Pabrikan asal Italia itu resmi menunjuk Pedro Acosta sebagai tandem Marc Marquez untuk musim 2027 hingga 2028. Acosta dipilih bukan sekadar memperkuat....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer