Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka

P
TAK GENTAR: Wasit FIFA asal Korsel Kim Yu-jeong mengambil kertas bertulisan Indonesia saat drawing Piala Asia 2027 di Riyadh, Sabtu (9/5). (AFP PHOTO)
TAK GENTAR: Wasit FIFA asal Korsel Kim Yu-jeong mengambil kertas bertulisan Indonesia saat drawing Piala Asia 2027 di Riyadh, Sabtu (9/5). (AFP PHOTO)

Advertisement

 

JAKARTA – Hasil drawing Piala Asia 2027 menempatkan Timnas Indonesia di grup berat. Skuad Garuda tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F pada undian yang digelar di At-Turaif District, Diriyah, Arab Saudi, Sabtu (9/5). Indonesia yang berada di pot empat langsung menghadapi lawan-lawan kuat. Jepang datang sebagai tim dengan ranking tertinggi di Asia. Samurai Biru kini menempati peringkat 18 dunia.

Sementara Qatar berstatus juara bertahan Piala Asia. Adapun Thailand merupakan salah satu kekuatan utama Asia Tenggara dengan koleksi gelar Piala AFF terbanyak. Situasi ini mengingatkan Indonesia pada edisi sebelumnya. Saat itu, skuad Garuda juga satu grup dengan Jepang dan sesama wakil ASEAN. Indonesia akhirnya sukses menembus babak 16 besar setelah meraih satu kemenangan dan dua kekalahan di fase grup.

Advertisement

Meski disebut sebagai grup neraka, pelatih timnas Indonesia John Herdman tetap optimistis. Menurut dia, hasil undian ini justru menjadi kesempatan besar bagi Indonesia untuk berkembang. "Saya pikir hasil drawing ini memberikan kita peluang besar untuk mengambil langkah berikutnya," ujar Herdman. Mantan pelatih timnas Kanada itu menilai Indonesia akan mendapatkan pengalaman berharga dengan menghadapi tim-tim elite Asia. Terlebih, target besar Garuda adalah tampil di Piala Dunia 2030.

GRUP F PIALA ASIA 2027

TimRanking
Jepang18
Qatar55
Thailand93
Indonesia122

Advertisement

"Kita akan menghadapi tim terbaik di AFC, kemudian menghadapi peserta Piala Dunia seperti Qatar, dan juga salah satu rival terbesar kita, Thailand," lanjutnya. Herdman mengakui persaingan di Grup F bakal sangat ketat. Namun, dia percaya tantangan tersebut akan membantu perkembangan tim. "Fase grup ini akan sangat kompetitif bagi Indonesia. Ini tantangan besar, tetapi juga peluang besar bagi kami untuk terus berkembang sebagai negara dan menunjukkan bahwa kami berada di jalur tepat menuju Piala Dunia 2030," katanya. (fiq/bas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Debut Sempurna Mitchell Bakker

Debut Sempurna Mitchell Bakker

Mitchell Bakker tak membutuhkan waktu lama untuk mencuri perhatian publik Indonesia. Penyerang berusia 19 tahun itu langsung mengukir debut sempurna bersama Timnas Indonesia saat menundukkan Kamboja 5-1 pada laga....

Norwegia, Mesir, dan Tanjung Verde Disambut bak Pahlawan

Norwegia, Mesir, dan Tanjung Verde Disambut bak Pahlawan

Hanya ada satu juara yang akan mengangkat trofi Piala Dunia 2026 akhir pekan ini. Namun, capaian beberapa negara seperti Norwegia, Mesir, atau Tanjung Verde sudah terasa seperti gelar juara. Mereka tetap disambut bak....

Jersey La Albiceleste: Pilih Biru Tua untuk Mengulang Edisi 1986

Jersey La Albiceleste: Pilih Biru Tua untuk Mengulang Edisi 1986

MESKI berstatus tim away, Argentina sejatinya masih bisa mengenakan jersey kandang biru muda bergaris ketika menantang Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. Akan tetapi, La Albiceleste –julukan Argentina– memilih untuk

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer