Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Martin Minta Maaf kepada Bezzecchi Jadi Penyebab Kecelakaan di Balaton Park

P
SUMBER MASALAH: Dari kiri, Jorge Martin, Fermin Aldeguer, dan Pedro Acosta terlibat kecelakaan di Balaton Park saat race GP Hungaria, Minggu (7/6). (FERENC ISZA/AFP PHOTO)
SUMBER MASALAH: Dari kiri, Jorge Martin, Fermin Aldeguer, dan Pedro Acosta terlibat kecelakaan di Balaton Park saat race GP Hungaria, Minggu (7/6). (FERENC ISZA/AFP PHOTO)

Advertisement

 

Jorge Martin dan sejumlah pembalap terlibat crash saat race GP Hungaria di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6) lalu. Bos Aprilia MotoGP Massimo Rivola mengatakan, hal pertama yang dilakukan Jorge Martin setelah kecelakaan di Hungaria adalah meminta maaf kepada Marco Bezzecchi.

"Dia (Martin) langsung meminta maaf kepada Marco Bezzecchi dan semua kru, setelah kecelakaan yang melibatkan banyak pembalap," kata Rivola seperti dikutip Crash. "Tapi Anda tahu, apa yang sudah terjadi, terjadilah. Setidaknya itu adalah tindakan yang baik," timpalnya.

Advertisement

Kecelakaan di tikungan pertama di Balaton Park membuat Bezzecchi dan Martin tersingkir. Pembalap ketiga Aprilia Raul Fernandez, dan dua pembalap Ducati: Fabio Di Giannantonio dan Fermin Aldeguer juga terkena imbas kecelakaan tersebut. Namun, Di Giannantonio masih bisa melanjutkan balapan.

Martin dihukum dengan penalti long lap ganda untuk balapan berikutnya di Republik Ceko karena perannya dalam menyebabkan kecelakaan tersebut. Dia menjadi penyebab, karena kehilangan kendali saat mengerem ketika memasuki tikungan pertama. Tindakan itu memicu kontak dengan Bezzecchi dan sejumlah pembalap lainnya.

Advertisement

Rivola menegaskan, bahwa itu adalah akibat dari kesalahan Martin. Dia tidak menyalahkan lintasan atau perangkat start, meskipun Jack Miller dan Diogo Moreira sama-sama menunjuk perangkat start sebagai faktor penyebab.

Rivola mengatakan, saat itu bahwa ia belum berbicara dengan Bezzecchi, tetapi mendukung pembalap Italia itu untuk berjuang meraih kemenangan balapan di dua putaran berikutnya. Yakni di Brno dan Assen. "Sejujurnya, saya tidak berbicara dengannya [Bezzecchi]," kata Rivola. "Saya hanya takut dan khawatir karena dia cedera," lanjutnya.

Dia menganggap timnya masih dinaungi keberuntungan. Karena, meski mengalami kecelakaan hebat, tapi tak ada yang mengalami cedera serius. "Soal Marco (Bezzecchi) saya yakin dia akan berjuang untuk meraih kemenangan di dua balapan berikutnya untuk menunjukkan bahwa hari ini (Minggu, red) hanyalah hari yang buruk," ungkapnya. (ka/bas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Marquez kembali masuk dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu berhasil menyapu bersih kemenangan sprint dan balapan utama di Sachsenring, Jerman pada 11-12 Juli pekan lalu. Hasil..

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

DI era ketika pembalap MotoGP berlomba membentuk tubuh di gym, Ai Ogura justru menempuh jalan berbeda. Pembalap Trackhouse Aprilia yang baru meraih kemenangan perdana di Assen itu, lebih banyak berlatih di atas motor....

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati akhirnya mewujudkan superteam untuk MotoGP musim depan. Pabrikan asal Italia itu resmi menunjuk Pedro Acosta sebagai tandem Marc Marquez untuk musim 2027 hingga 2028. Acosta dipilih bukan sekadar memperkuat....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer