Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Brno Jadi Ujian Sesungguhnya Marc Marquez

P
TANTANGAN: Pembalap Ducati Marc Marquez memburu kemenangan kelima dalam MotoGP Ceko di Sirkuit Brno akhir pekan nanti (21/6). (Foto: FERENC ISZA/AFP)
TANTANGAN: Pembalap Ducati Marc Marquez memburu kemenangan kelima dalam MotoGP Ceko di Sirkuit Brno akhir pekan nanti (21/6). (Foto: FERENC ISZA/AFP)

Advertisement

 

BRNO - Marc Marquez menghadapi MotoGP Republik Ceko di Sirkuit Brno akhir pekan ini dengan kepercayaan diri tinggi. Pembalap Ducati itu baru saja meraih kemenangan pertama musim ini di MotoGP Hungaria di Balaton Park (7/6). Meski begitu, Marc menyadari balapan di Brno tidak akan semudah saat dia tampil dominan di Balaton Park.

"Perasaan saya di Hungaria luar biasa. Kami mendapatkan hasil sempurna dengan pole position, kemenangan sprint, dan balapan utama," ujar Marquez seperti dikutip Crash. "Karakter sirkuit Balaton jelas menguntungkan kami karena tidak terlalu menuntut secara fisik. Di Brno, situasinya akan berbeda," imbuh juara dunia tujuh kali tersebut.

Advertisement

Balaton Park memiliki layout berlawanan arah jarum jam dengan dominasi tikungan kiri. Kondisi itu dinilai menguntungkan Marquez yang selama ini dikenal sangat kuat saat melibas tikungan ke kiri.

Sebaliknya, Brno lebih berat. Sirkuit yang dibuka sejak 1930 itu memiliki kombinasi tikungan cepat dan perubahan elevasi yang menguras tenaga. Selain itu, jumlah tikungan kanan di sana lebih banyak. Situasi itu akan memberi tekanan lebih besar pada bahu kanan Marc yang masih dalam tahap pemulihan setelah menjalani operasi beberapa pekan lalu.

"Brno adalah sirkuit yang indah dan saya sangat menyukainya. Saya juga pernah menang di sana bersama Ducati. Tetapi, trek ini sangat berat dan menuntut secara fisik," ucap pembalap Spanyol tersebut.

Meski begitu, Marquez memiliki catatan impresif di Brno. Termasuk musim lalu, dia sudah empat kali memenangi balapan MotoGP di sana. Tidak ada pembalap aktif lain yang memiliki jumlah kemenangan lebih banyak darinya di Brno.

Jika kembali menang akhir pekan ini, maka peluang Marquez untuk merebut gelar juara dunia juga akan terbuka. Saat ini pembalap 33 tahun itu masih tertinggal 72 poin dari rider Aprilia Marco Bezzecchi yang berada di puncak. (ka/dns)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Pulihkan Kondisi saat Jeda MotoGP, Merasa Belum Come Back meski Juara GP Jerman

Marc Marquez kembali masuk dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu berhasil menyapu bersih kemenangan sprint dan balapan utama di Sachsenring, Jerman pada 11-12 Juli pekan lalu. Hasil..

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

Ai Ogura Pilih Belajar di Atas Motor ketimbang Gym

DI era ketika pembalap MotoGP berlomba membentuk tubuh di gym, Ai Ogura justru menempuh jalan berbeda. Pembalap Trackhouse Aprilia yang baru meraih kemenangan perdana di Assen itu, lebih banyak berlatih di atas motor....

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati Bentuk Superteam Marquez dan Acosta

Ducati akhirnya mewujudkan superteam untuk MotoGP musim depan. Pabrikan asal Italia itu resmi menunjuk Pedro Acosta sebagai tandem Marc Marquez untuk musim 2027 hingga 2028. Acosta dipilih bukan sekadar memperkuat....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer