Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Red Bull Siap Tinggalkan Sayap "Macarena", Dipicu Dua Insiden Beruntun yang Menimpa Verstappen

P
PERFORMA TURUN: Mobil Max Verstappen masuk pit lane saat sesi balapan GP Inggris di Silverstone, Minggu (5/7). (PETER POWELL/AFP PHOTO)
PERFORMA TURUN: Mobil Max Verstappen masuk pit lane saat sesi balapan GP Inggris di Silverstone, Minggu (5/7). (AFP PHOTO)

Advertisement

 

SILVERSTONE – Red Bull Racing berpotensi untuk meninggalkan desain sayap belakang unik yang dijuluki "Macarena" atau upside-down rear wing. Hal itu diakibatkan dua insiden beruntun yang dialami Max Verstappen di Grand Prix Austria dan Inggris.

Di Red Bull Ring, Austria, Verstappen menabrak saat lap terakhir kualifikasi karena sayap belakang gagal menutup dengan sempurna. Insiden serupa kembali terjadi di Silverstone, Inggris. Pembalap asal Belanda itu sedang berada di posisi keempat sebelum keluar lintasan, dan menghantam pembatas di tikungan Stowe.

Advertisement

"Sangat berbahaya karena Anda benar-benar bisa terluka. Dua kali berturut-turut. Saya beruntung di Austria, saya juga beruntung di sini. Itulah yang membuat saya benar-benar kesal," ujar Verstappen dikutip dari The Race.

Team Principal Red Bull Laurent Mekies mengakui timnya telah mengecewakan Verstappen. Dia menegaskan timnya akan mengkaji seluruh sistem sayap belakang, termasuk kemungkinan meninggalkan konsep "Macarena" yang telah digunakan sejak GP Miami.

"Kami akan melakukan apa pun yang diperlukan demi keamanan. Apakah penyebabnya sama atau berbeda tidak lagi penting. Kami akan meninjau seluruh area agar tidak ada lagi peluang kejadian seperti ini terulang," kata Mekies.

Klausul Keluar Aktif

Persoalan reliabilitas itu muncul ketika masa depan Verstappen kembali menjadi sorotan. Setelah gagal finis di Silverstone, juara dunia empat kali tersebut dikabarkan telah memenuhi syarat untuk mengaktifkan klausul keluar dalam kontraknya.

Berdasarkan laporan RacingNews365, Verstappen bisa hengkang pada musim 2027. Itu jika dia tidak berada di posisi dua besar klasemen pembalap sebelum jeda musim panas. Yakni setelah GP Hungaria yang akan digelar akhir Juli ini.

Dengan dua seri tersisa sebelum jeda, Verstappen maksimal hanya bisa mengumpulkan 126 poin. Sementara itu, George Russell yang menempati posisi kedua sudah mengoleksi 154 poin. (ka/bas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Wali Kota Hengky Honandar Buka Karate Open Tournament Kajati Cup ke-5 dan Wali Kota Bitung 2026

Wali Kota Hengky Honandar Buka Karate Open Tournament Kajati Cup ke-5 dan Wali Kota Bitung 2026

Pemerintah Kota Bitung berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan olahraga.

Debut Sempurna Mitchell Bakker

Debut Sempurna Mitchell Bakker

Mitchell Bakker tak membutuhkan waktu lama untuk mencuri perhatian publik Indonesia. Penyerang berusia 19 tahun itu langsung mengukir debut sempurna bersama Timnas Indonesia saat menundukkan Kamboja 5-1 pada laga....

Fajar/Fikri Back-to-Back Juara China Open, Kembali Taklukkan Ganda Nomor Satu Dunia

Fajar/Fikri Back-to-Back Juara China Open, Kembali Taklukkan Ganda Nomor Satu Dunia

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kembali menunjukkan dominasinya atas pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Seo Seung-jae/Kim Won-ho. Sepekan setelah mengalahkan lawan yang sama di final Japan Open 2026,...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer