Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Real Madrid Akhiri Tren Buruk Taklukkan Barcelona 2-1 di El Clasico Berkat Gol Mbappé dan Bellingham

T

Hasil El Clasico: Jude Bellingham Jadi Penentu, Real Madrid Kalahkan Barcelona 2–1 di Bernabéu (ig @realmadrid)
Hasil El Clasico: Jude Bellingham Jadi Penentu, Real Madrid Kalahkan Barcelona 2–1 di Bernabéu (ig @realmadrid)


Advertisement

JAGOSATU.COM - Suasana Santiago Bernabéu memanas pada Minggu sore ketika Real Madrid akhirnya membalas dendam atas Barcelona dalam El Clasico pertama musim 2025/26. Pasukan Xabi Alonso tampil dominan dan menutup laga dengan kemenangan 2–1, mengakhiri tren empat kekalahan beruntun dari rival abadi mereka.

Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi Los Blancos, yang datang dengan semangat besar untuk menegaskan kembali supremasi mereka di kancah domestik.

Di hadapan puluhan ribu pendukung setia, Kylian Mbappé dan Jude Bellingham menjadi pahlawan, masing-masing menyumbang satu gol. Sementara Fermín López menjadi satu-satunya pencetak gol bagi Barcelona.

Advertisement

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi dan penuh tensi. Baru dua menit berjalan, Madrid hampir mendapat penalti setelah Vinícius Júnior dijatuhkan oleh Lamine Yamal, namun setelah pemeriksaan VAR, keputusan itu dibatalkan karena Vinícius lebih dulu melakukan kontak.

Kontroversi berlanjut pada menit ke-12 ketika tendangan voli spektakuler Mbappé dianulir karena offside tipis. Namun determinasi pemain Prancis itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-28.

Menerima umpan tajam dari Bellingham, Mbappé lolos dari kawalan Ronald Araújo dan dengan tenang menaklukkan Wojciech Szczęsny, membawa Madrid unggul 1–0. Gol itu menjadi gol keenam Mbappé ke gawang Barcelona sejak bergabung dengan Los Blancos.

Advertisement

Barcelona mencoba bangkit. Kesalahan Arda Güler di depan kotak penalti dimanfaatkan oleh Pedri, yang kemudian memberi bola kepada Marcus Rashford. Sang penyerang Inggris mengirim umpan matang kepada Fermín López, dan sang gelandang muda menuntaskannya menjadi gol penyama 1–1 di menit ke-38.

Namun keunggulan Barcelona tak bertahan lama. Sebelum turun minum, Vinícius Júnior menunjukkan aksi brilian melewati Jules Koundé di sisi kiri dan mengirimkan umpan lambung ke kotak penalti. Bola disundul Éder Militão ke tengah, dan Bellingham muncul di posisi tepat untuk menyambar bola menjadi gol kemenangan 2–1.

Memasuki babak kedua, Madrid hampir menambah keunggulan lewat penalti setelah Eric García dianggap handball, tetapi tendangan Mbappé berhasil ditepis Szczęsny. Dua gol Los Blancos kemudian kembali dianulir karena offside, menambah ketegangan di Bernabéu.

Di sisi lain, Barcelona memiliki peluang terakhir lewat Jules Koundé, tetapi sundulannya melambung tipis di atas mistar. Drama memuncak saat Pedri diganjar kartu kuning kedua di menit akhir, membuat Blaugrana harus menuntaskan laga dengan 10 pemain.

Real Madrid mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi dan menegaskan bahwa mereka telah kembali ke jalur kemenangan.

Pelatih Xabi Alonso menyebut kemenangan ini sebagai hasil dari kerja keras dan disiplin taktik timnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Perpisahan Carvajal, Generasi Terakhir yang Raih Enam Gelar Liga Champions

Perpisahan Carvajal, Generasi Terakhir yang Raih Enam Gelar Liga Champions

Laga melawan Athletic Bilbao di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, kemarin (24/5) menjadi malam penuh emosi bagi Dani Carvajal. Pemain terakhir dari generasi emas Real Madrid yang meraih enam gelar Liga Champions itu....

Prancis Hadapi Pantai Gading dalam Laga Persahabatan Jelang Piala Dunia 2026

Prancis Hadapi Pantai Gading dalam Laga Persahabatan Jelang Piala Dunia 2026

Prancis akan menghadapi Pantai Gading dalam laga persahabatan jelang Piala Dunia 2026. Kylian Mbappe berpeluang menyamai rekor gol Olivier Giroud.

Misteri Kaus Kaki Bolong Jude Bellingham di Piala Dunia: Bukan Gaya, Ini Fungsi Medisnya

Misteri Kaus Kaki Bolong Jude Bellingham di Piala Dunia: Bukan Gaya, Ini Fungsi Medisnya

Alasan medis di balik kebiasaan pesepak bola Jude Bellingham yang memakai kaus kaki berlubang di Piala Dunia untuk mencegah kram dan cedera otot.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer