Jagosatu.com - Santos kembali harus menelan pil pahit di kandang sendiri saat menjamu Internacional dalam lanjutan Serie A Brasil 2025.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Vila Belmiro itu menjadi saksi bisu kekalahan menyakitkan tim yang dijuluki Peixe.
Sorotan utama bukan hanya skor 1-2 yang membuat publik kecewa, tapi juga ekspresi tertunduk Neymar yang menjadi simbol kegagalan malam itu.
Neymar, yang tampil sebagai kapten, tampak frustrasi karena tidak mampu mengangkat performa timnya sepanjang laga.
Gol cepat Johan Carbonero di menit ke-9 mengejutkan para pendukung tuan rumah dan merusak rencana permainan Santos sejak awal.
Internacional bermain agresif dan menerapkan pressing tinggi yang membuat lini tengah Santos kehilangan kendali.
Santos sempat mencoba membalas dengan permainan terbuka, namun peluang demi peluang selalu mentok di pertahanan kokoh Internacional.
Peluang emas sempat didapatkan Neymar lewat tendangan bebas, tetapi bola masih bisa ditepis oleh kiper Rochet.
Rafael Santos Borré menambah luka bagi Santos dengan gol penalti di menit ke-75, setelah pelanggaran di kotak terlarang oleh zaga Peixe.
Penalti adalah tendangan dari titik putih berjarak 12 yard ke gawang, yang diberikan setelah pelanggaran terjadi di dalam kotak penalti.
Setelah gol kedua tersebut, wajah-wajah kecewa mulai tampak jelas di tribun Vila Belmiro.
Neymar yang biasanya jadi inspirasi justru kesulitan untuk menciptakan peluang matang di babak kedua.
Gelandang Santos seperti Lucas Lima dan Nonato juga tak mampu mengimbangi kecepatan lini tengah lawan.
Pelatih Santos terlihat frustrasi di pinggir lapangan karena strategi permainan mereka tak berjalan mulus sejak menit awal.
Internacional terlihat lebih tenang, disiplin, dan konsisten dalam menjaga ritme permainan hingga akhir pertandingan.
Gol hiburan Santos baru datang di masa injury time lewat sepakan Álvaro Barreal yang tak mampu mengubah nasib.
Suporter yang memadati stadion pun terlihat murung dan mulai meninggalkan kursi sebelum peluit panjang dibunyikan.
Menurut Vavel, kekalahan ini merupakan yang keempat bagi Santos dalam enam laga terakhir di semua kompetisi.
Dilansir dari OneFootball, ini adalah kemenangan ketiga berturut-turut bagi Internacional, menandakan performa yang sedang naik.
Santos kini terpuruk di posisi ke-17 klasemen, zona degradasi yang sangat berbahaya bagi klub sebesar mereka.
Ekspresi Neymar saat peluit panjang berbunyi memperlihatkan rasa kecewa dan kelelahan yang sangat mendalam.
Malam di Vila Belmiro yang seharusnya jadi kebangkitan justru berubah menjadi mimpi buruk bagi para penggemar Peixe.
(anl)
Editor : ALengkong