Mentan Amran Dorong Inovasi dan Budaya Kritik di Kampus UHO untuk Kemajuan Bangsa

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya inovasi dan budaya kritik sebagai pilar utama dalam memajukan bangsa.
Penekanan ini disampaikan Amran saat memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa dan akademisi Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu (6/6/2026).
Dalam dialog yang berlangsung interaktif, Amran menyoroti peran strategis perguruan tinggi sebagai inkubator gagasan-gagasan baru.
Menurutnya, kampus adalah tempat terbaik untuk melahirkan ide-ide inovatif yang krusial bagi pembangunan nasional.
Oleh karena itu, Amran menekankan perlunya penguatan institusi pendidikan tinggi agar mampu menjadi motor penggerak utama dalam pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian.
Pemerintah, lanjut Amran, sangat membutuhkan masukan konstruktif dari kalangan akademisi untuk menyempurnakan berbagai kebijakan yang sedang dan akan dijalankan.
Ia secara terbuka menyatakan selalu membuka ruang diskusi dan kritik saat berkunjung ke kampus-kampus di berbagai daerah.
“Kita harus siap menerima kritik yang membangun.
Dari kampus sering lahir ide-ide besar yang bisa menjadi solusi bagi negara,” kata Amran, seperti dilansir dari Sulawesi Tenggara Pos, Sabtu (6/6/2026).
Amran mengungkapkan bahwa kunjungan ke perguruan tinggi telah menjadi agenda rutin dalam setiap perjalanan dinasnya.


