Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

AMD Kehabisan Ide? CPU Zen 2 Dijual Lagi di Tahun 2026!

T
Ilustrasi Branding Chip-Chip baru AMD
Ilustrasi Branding Chip-Chip baru AMD

JagoSatu.com - Sepertinya AMD bikin ulah lagi dengan merombak total penamaan CPU laptop mereka. Sumpah, cara penamaan mereka ini sepertinya sengaja dibuat untuk bikin konsumen sengsara dan kebingungan.


Advertisement

Setelah merilis seri Ryzen 9000 untuk desktop, laptop malah kebagian seri Ryzen 300. Ini langsung merusak urutan penamaan yang sudah ada dan sukses bikin semua orang pusing tujuh keliling.

Hierarki penamaannya jadi super berantakan. Ryzen 300 untuk Zen 5, seri 200 untuk Zen 4, dan sekarang ada lagi yang baru. Rasanya AMD punya skema penamaan baru setiap rilis produk.

Parahnya lagi, AMD memakai lagi nama lama untuk teknologi jadul: seri Ryzen 100 dan Ryzen 10. Ini seperti cara licik untuk menjual stok lama mereka yang dikemas sebagai produk "baru".

Advertisement

Seri Ryzen 100 adalah rebranding dari arsitektur Zen 3+ (Rembrandt). Sedangkan Ryzen 10 lebih kuno lagi, memakai chip Zen 2 (Mendocino). Menjual teknologi kuno ini sebagai produk 'baru' jelas sebuah penyesatan.

Dilansir oleh VideoCardz, model tertingginya adalah Ryzen 7 170 yang pada dasarnya cuma Ryzen 7 7735HS versi lain. Jadi, pastikan untuk selalu cek spesifikasi aslinya sebelum memutuskan membeli!

Jajaran Ryzen 10 bahkan lebih parah lagi, menggunakan arsitektur Zen 2. Performanya mungkin hanya setara Chromebook, walau pakai nama "Ryzen". Ini terasa sangat kuno untuk laptop keluaran terbaru.

Advertisement

Untungnya, seri 100 masih lumayan karena sudah mendukung memori DDR5. Sementara itu, chip seri 10 benar-benar dirancang hanya untuk efisiensi daya, bukan untuk performa sama sekali.

Dikutip dari VideoCardz, jangan berharap banyak info soal CPU ini karena intinya hanya produk lama ganti nama. Ini seperti permainan tukar-menukar stiker tanpa akhir dari AMD.

Model tertinggi di seri 100, Ryzen 7 170, punya 8-core dan grafis Radeon 680M yang masih oke. Di bawahnya ada Ryzen 5 130 dan 150 untuk laptop kerja murah meriah.

Dilaporkan oleh VideoCardz, seri Ryzen 10 yang super murah seperti Ryzen 3 30 hanya punya 4-core Zen 2. Ini seharusnya hanya untuk komputasi super ringan, jangan pernah berharap lebih.

Padahal dulu AMD pernah berjanji akan menyederhanakan penamaan mereka. Janji itu kini terasa seperti omong kosong belaka karena mereka kembali lagi ke kebiasaan lama yang membingungkan ini.

Strategi ini mungkin membantu AMD menghabiskan sisa-sisa stok chip lama mereka. Untung bagi AMD, tapi ini merupakan kerugian besar bagi kepercayaan dan kejelasan informasi untuk para konsumen.

Jadi kalau kamu mau beli laptop murah, sekarang kamu harus jadi ahli arsitektur AMD dulu. Saran kami: periksa spesifikasinya baik-baik, atau mungkin lebih baik beli Intel saja.

Gimana menurut kalian strategi 'daur ulang' dari AMD ini? Bikin pusing atau justru biasa saja? (tmtiwow)

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer