Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

China Pecahkan Rekor Dunia, Ajukan Hampir Setengah Paten Global Sepanjang 2024!

A

Photo
Photo


Advertisement

Jagosatu.com – Dunia inovasi sedang heboh setelah China mencatat rekor baru dalam jumlah pengajuan paten sepanjang tahun 2024.

Menurut laporan dari World Intellectual Property Organization (WIPO), China mengajukan sekitar 1,8 juta permohonan paten dalam setahun.

Jumlah itu hampir setengah dari total global dan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan Amerika Serikat.

Advertisement

Angka tersebut menandakan dominasi China dalam bidang teknologi dan inovasi dunia semakin tak terbantahkan.

Paten adalah hak eksklusif yang diberikan kepada seseorang atau perusahaan atas penemuan baru mereka.

Semakin banyak paten yang diajukan, semakin kuat pula posisi negara itu dalam hal penguasaan teknologi.

Dilansir dari South China Morning Post, pertumbuhan paten China ini didorong oleh investasi besar di bidang kecerdasan buatan, robotik, dan semikonduktor.

Banyak universitas dan perusahaan teknologi besar seperti Huawei, Tencent, serta BYD ikut mendorong peningkatan ini.

Menurut WIPO, tiga bidang paling banyak didaftarkan di China adalah teknologi telekomunikasi, perangkat pintar, dan energi terbarukan.

Pemerintah China bahkan memberikan insentif pajak dan penghargaan bagi inovator muda.

Strategi ini membuat jumlah ilmuwan muda di negeri itu terus meningkat setiap tahun.

Amerika Serikat sendiri tercatat hanya mengajukan sekitar 500 ribu paten pada periode yang sama.

Jepang, Korea Selatan, dan Jerman berada di posisi berikutnya dalam daftar pengajuan paten global.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana Asia kini menjadi pusat utama inovasi dunia.

Namun, beberapa pihak di Barat menilai peningkatan paten China bisa menimbulkan persaingan ketat dalam hak kekayaan intelektual.

China menegaskan bahwa lonjakan ini bukan karena saling meniru, melainkan hasil dari riset dan pengembangan yang kuat.

WIPO memuji kemajuan tersebut sebagai tanda positif bagi pertumbuhan global.

Dengan dominasi paten ini, China semakin dekat menuju posisi sebagai pemimpin teknologi nomor satu dunia.

Beberapa ahli bahkan menyebut 2024 sebagai tahun “ledakan inovasi” untuk China.

Dan tren itu tampaknya masih akan berlanjut hingga 2026 mendatang.

(J)

Advertisement
Editor : ALengkong
Sumber : South China Morning Post

Artikel Terkait

Jutaan Buku Lawas Diburu Perusahaan Teknologi untuk Melatih Model Kecerdasan Buatan

Jutaan Buku Lawas Diburu Perusahaan Teknologi untuk Melatih Model Kecerdasan Buatan

Perusahaan teknologi kini memburu jutaan buku lawas untuk melatih model kecerdasan buatan demi meningkatkan kualitas bahasa dan penalaran mesin.

Mengenal Fenomena Brain Rot di Era Digital serta Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Mengenal Fenomena Brain Rot di Era Digital serta Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Ketahui apa itu fenomena brain rot akibat konsumsi konten digital berlebihan serta berbagai dampaknya yang mengancam kesehatan mental.

Riset Ungkap Hampir Separuh Generasi Z Bentuk Hubungan Bermakna dengan AI

Riset Ungkap Hampir Separuh Generasi Z Bentuk Hubungan Bermakna dengan AI

Riset tren global terbaru mengungkap bahwa hampir separuh generasi Z di seluruh dunia mengaku telah membangun hubungan yang bermakna dengan kecerdasan buatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer