Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nvidia Siapkan Cip Generasi Terbaru, Bakal Diperkenalkan di GTC 2026

P

Huang berjanji meluncurkan cip mutakhir dalam ajang GPU Technology Conference 2026 di San Jose pada Maret nanti.
Huang berjanji meluncurkan cip mutakhir dalam ajang GPU Technology Conference 2026 di San Jose pada Maret nanti.


Advertisement

CALIFORNIA – Nvidia kembali mengeruk ekspektasi industri menjelang ajang tahunan GPU Technology Conference (GTC) 2026 di San Jose, California, Maret nanti. Mereka menyiapkan cip generasi baru yang belum pernah dilihat dunia.

Dalam wawancara dengan Korea Economic Daily, CEO Nvidia Jensen Huang menyatakan, pihaknya akan memperkenalkan sebuah cip yang bisa "mengejutkan banyak orang". Namun, dia belum mau mengungkapkan nama model maupun spesifikasi teknis cip tersebut.

 

Advertisement

Di tengah antusiasme itu, Huang mengakui bahwa tekanan inovasi di industri semikonduktor kian berat. Kami telah menyiapkan beberapa cip baru yang belum pernah dilihat dunia. Di GTC mendatang, kami akan mengejutkan banyak orang," ujar Jensen Huang, CEO NVIDIA.

"Semua teknologi sedang mendekati batasnya sehingga semua menjadi sangat menantang," ujarnya sebagaimana ditulis The Standard.

Sebelumnya, Nvidia bermitra dengan perusahaan memori asal Korea Selatan, SK Hynix. Kedua perusahaan telah mengembangkan arsitektur Vera Rubin dan memori HBM4. Vera Rubin merupakan arsitektur cip terbaru Nvidia yang dijadwalkan meluncur pada paruh kedua 2026. Platform itu diproyeksikan menggunakan memori generasi keenam high-bandwidth memory (HBM4).

Advertisement

 

 

Namun, ambisi tersebut dibayangi masalah pasokan. Awal tahun ini, SK Hynix memperingatkan kekurangan cip memori yang mungkin berlanjut hingga 2027. Di tengah keterbatasan itulah, perhatian industri kini tertuju pada cip yang bakal diperkenalkan Nvidia. Sejumlah media teknologi berspekulasi, cip yang dimaksud Huang merupakan pengembangan lebih matang dari Rubin, arsitektur yang pertama kali diperkenalkan di Computex 2024 dan diluncurkan resmi pada GTC 2025. (din/dri/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Jutaan Buku Lawas Diburu Perusahaan Teknologi untuk Melatih Model Kecerdasan Buatan

Jutaan Buku Lawas Diburu Perusahaan Teknologi untuk Melatih Model Kecerdasan Buatan

Perusahaan teknologi kini memburu jutaan buku lawas untuk melatih model kecerdasan buatan demi meningkatkan kualitas bahasa dan penalaran mesin.

Mengenal Fenomena Brain Rot di Era Digital serta Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Mengenal Fenomena Brain Rot di Era Digital serta Dampaknya bagi Kesehatan Mental

Ketahui apa itu fenomena brain rot akibat konsumsi konten digital berlebihan serta berbagai dampaknya yang mengancam kesehatan mental.

Riset Ungkap Hampir Separuh Generasi Z Bentuk Hubungan Bermakna dengan AI

Riset Ungkap Hampir Separuh Generasi Z Bentuk Hubungan Bermakna dengan AI

Riset tren global terbaru mengungkap bahwa hampir separuh generasi Z di seluruh dunia mengaku telah membangun hubungan yang bermakna dengan kecerdasan buatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer