Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak SMP Belajar Sains Lewat Game?” Festival Sains 2025 Ajak Pelajar Kenal Teknologi Sejak Dini

A

Photo
Photo


Advertisement

Jagosatu.com - Festival Sains 2025 hadir di berbagai kota Indonesia dan sukses menarik perhatian siswa SMP dan SD.

Acara ini dirancang untuk membuat sains terasa menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.

Penyelenggara menyiapkan berbagai eksperimen sederhana yang bisa dicoba langsung oleh peserta.

Advertisement

Salah satu aktivitas paling populer adalah percobaan energi terbarukan.

Dalam percobaan itu, siswa belajar cara kerja panel surya menggunakan alat peraga mini.

Festival juga menghadirkan zona robotika yang bisa dicoba gratis.

Advertisement

Di zona tersebut, siswa diajarkan bagaimana robot sederhana bisa bergerak dengan sensor cahaya.

Selain robotika, ada juga sesi untuk memahami perubahan iklim.

Sesi ini mengajarkan bagaimana pemanasan global terjadi melalui demonstrasi visual.

Menurut penyelenggara, tema utama Festival Sains 2025 adalah “Green Jobs”.

Tema ini dipilih agar generasi muda mengenal karier ramah lingkungan sejak dini.

Para peserta tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan interaktif.

Guru pendamping mengatakan kegiatan ini membuat siswa lebih tertarik belajar sains.

Festival juga mengajak siswa untuk memahami teknologi masa depan seperti AI.

Dalam sesi itu, siswa diperlihatkan bagaimana AI bekerja melalui permainan prediksi gambar.

Siswa juga diajak mengenal Internet of Things melalui miniatur rumah pintar.

Instruktur menjelaskan cara lampu otomatis bisa menyala saat mendeteksi gerakan.

Acara ini bekerja sama dengan berbagai komunitas sains di Indonesia.

Para relawan menjelaskan konsep sains dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami.

Menurut laporan media, festival ini telah berjalan di Surabaya dan akan berlanjut ke Jakarta.

Anak-anak terlihat senang membawa pulang hasil eksperimen yang mereka buat.

Festival Sains 2025 disebut sebagai salah satu program edukasi terbesar tahun ini.

Penyelenggara berharap festival ini bisa mendorong lebih banyak siswa tertarik pada teknologi dan lingkungan. (J)

Advertisement
Editor : ALengkong
Sumber : Portal JTV

Artikel Terkait

Bukan Hanya Panda, Ini Deretan Hewan yang Memiliki Tingkat Kecerdasan Terendah

Bukan Hanya Panda, Ini Deretan Hewan yang Memiliki Tingkat Kecerdasan Terendah

Deretan hewan yang dianggap memiliki kecerdasan rendah berdasarkan pola perilaku dan evolusinya. Simak penjelasan ilmiah mengenai tingkat kognitif satwa tersebut.

Studi Baru Ungkap Penyakit Sapi Gila Bukan Hanya Disebabkan oleh Prion

Studi Baru Ungkap Penyakit Sapi Gila Bukan Hanya Disebabkan oleh Prion

Studi terbaru dari University of Alberta menunjukkan bahwa penyakit sapi gila bisa dipicu oleh endotoksin bakteri, menantang teori prion yang lama berlaku.

Google Investasikan Rp 690 T ke Anthropic

Google Investasikan Rp 690 T ke Anthropic

Arah persaingan akal imitasi (AI) global kian bergeser ketika Alphabet Inc., induk Google, menyiapkan investasi hingga 40 miliar dolar AS atau hampir Rp 690 triliun ke Anthropic. Investasi ini menunjukkan bahwa...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer