Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Perangkat AI yang Dulu Viral Kini Jadi Milik Meta Apa Artinya untuk Privasimu?

ALengkong • 2025-12-09 11:15:07

Meta memperluas ambisi AI melalui akuisisi perangkat wearable Limitless
Meta memperluas ambisi AI melalui akuisisi perangkat wearable Limitless

Jagosatu.com - Perangkat AI Limitless yang dulu viral karena bisa merekam percakapan secara otomatis kini resmi dibeli oleh Meta.

Meta mengakuisisi Limitless sebagai langkah untuk memperkuat teknologi wearable yang memakai kecerdasan buatan.

Menurut Reuters informasi dari perusahaan mengonfirmasi bahwa Limitless membuat perangkat berbentuk pendant yang bisa mendengar percakapan sekitar lalu mengubahnya menjadi teks.

Perangkat ini pernah populer karena dianggap sebagai alat yang bisa membantu orang mengingat hal penting tanpa perlu mencatat manual.

Meta melihat teknologi ini sebagai bagian dari upaya besar mereka untuk menciptakan asisten pribadi berbasis AI yang selalu siap membantu penggunanya.

Dilansir dari TechCrunch Limitless langsung menghentikan penjualan perangkat kepada pelanggan baru setelah akuisisi diumumkan.

Limitless juga mengumumkan bahwa pengguna lama tetap akan mendapatkan dukungan selama setidaknya satu tahun agar mereka tidak langsung kehilangan akses.

Pelanggan lama diubah ke paket Unlimited Plan tanpa biaya sehingga mereka tetap bisa menggunakan fitur yang sudah ada.

Baca Juga: Penggunaan ChatGPT di Perusahaan Meledak 8×: Pekerja Kini Hemat 1 Jam Sehari!

Menurut laporan The Indian Express pendant Limitless mampu merekam berbagai percakapan lalu membuat ringkasan otomatis melalui AI.

Teknologi seperti ini dikenal dengan istilah ambient recording yang berarti perangkat bisa merekam hal yang terjadi di sekitar tanpa perlu diaktifkan secara manual.

Ambient recording sering menuai perdebatan karena berkaitan langsung dengan privasi orang lain yang tidak selalu tahu dirinya sedang direkam.

Meta menyatakan teknologi Limitless akan membantu mereka membangun perangkat AI wearable yang lebih pintar dan lebih responsif terhadap percakapan nyata.

Beberapa ahli menilai langkah ini dapat memunculkan pertanyaan serius soal data sensitif terutama soal siapa yang mengontrol rekaman dan di mana datanya disimpan.

Limitless sebelumnya juga memiliki software Rewind yang mampu mencatat aktivitas laptop dan membuat ringkasan namun layanan ini ikut dihentikan setelah akuisisi.

Meta tampaknya hanya fokus pada teknologi perangkat wearable bukan platform pencatat aktivitas komputer seperti Rewind.

Meta memiliki sejarah panjang dalam isu privasi sehingga banyak orang khawatir teknologi rekaman otomatis bisa membuka potensi penyalahgunaan.

Menurut Investing laporan menunjukkan Meta benar benar ingin membuat superintelijensi pribadi yaitu AI yang dapat memahami dan membantu pengguna dengan lebih akurat dalam kehidupan sehari hari.

Teknologi seperti ini bisa membantu produktivitas tetapi juga memerlukan pengaturan privasi yang sangat ketat agar tidak digunakan sembarangan.

Para pengguna diminta untuk memahami bahwa perangkat seperti ini harus digunakan dengan etika terutama saat berada di tempat umum atau berbicara dengan orang lain.

Perdebatan tentang privasi di era AI wearable kemungkinan semakin besar setelah Meta menggabungkan Limitless ke dalam ekosistem produknya.

Akuisisi ini menjadi sinyal bahwa masa depan perangkat pribadi mungkin akan dipenuhi alat yang bisa merekam menganalisis dan menyimpulkan percakapan di sekitar kita. (KT)

Editor : ALengkong
#Meta #limitless #ai wearable #Privasi Digital #Teknologi #pendant ai