Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bikin Resah Warga, Muda-mudi Komplotan Prostitusi Online di Tomohon Dibekuk Polisi

J

 

TAK BERKUTIK: Para terduga pelaku prostitusi online saat diamankan Tim Resmob Polsek Tomohon Tengah. Dok istimewa
TAK BERKUTIK: Para terduga pelaku prostitusi online saat diamankan Tim Resmob Polsek Tomohon Tengah. Dok istimewa

 


Advertisement

JAGOSATU.COM--Gerombolan muda-mudi yang diduga sebagai pelaku prostitusi online ditangkap polisi. 

 

Sebanyak 6 orang terduga pelaku prostitusi online, masing-masing 4 orang pemuda dan 2 orang lainnya perempuan. Terpaksa harus diamankan Tim Resmob Polsek Tomohon Tengah, Minggu (11/6) dinihari.

Advertisement

 

Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Arie Prakoso ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan sekelompok muda-mudi itu. 

 

Advertisement

"Benar, Tim Resmob Polsek Tomohon Tengah berhasil membongkar praktek prostitusi online yang terjadi di salah satu tempat kost. Lokasinya di Kelurahan Kolongan, Kecamatan Tomohon Tengah," ungkap Kapolsek Arie.

 

Dilanjutkan Perwira Polisi Satu Melati ini, penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat sekitar yang resah. Pasalnya, tak jarang suara bising keluar dari tempat kost para terduga.

 

"Kasus ini bisa terbongkar berkat laporan masyarakat di sekitar lokasi kejadian, yang resah dengan perbuatan mereka. Begitu mendapat laporan, kami langsung menurunkan tim ke lokasi dan ternyata benar mereka kedapatan melakukan perbuatan ilegal di tempat tersebut," ucap Kapolsek Arie.

 

“Dari hasil penangkapan, kami berhasil mengamankan empat lelaki diduga mereka berprofesi sebagai germo yakni, RT alias Reski (25) warga Ranotongkor Timur, AT alias Alfa (20) warga Tara Tara Tiga, BP alias Billi (24), warga Malalayang Kota Manado dan VN alias Varry (23), warga Tara Tara Dua. Sedangkan kedua gadis yang berprofesi sebagai PSK yakni, KR alias Keyla (18), warga Maumbi Minut dan SS alias Evita(23), warga Ranomuut Perkamil Manado,” bebernya lagi.

 

Dijelaskannya, usai melakukan pengembangan dan pengumpulan informasi dari masyarakat. Tim Resmob Polsek Tomteng, langsung bergerak ke lokasi. Benar saja, ketika berada di salah satu kamar kost, salah satu perempuan diduga sedang menunggu tamu. 

 

"Saat diinterogasi, wanita itu tak mampu mengelak dan langsung mengakui perbuatan mereka. Dia mengaku sekali melayani mematok harga sebesar Rp400-600 ribu, dimana dalam menjalankan aktivitasnya. Dia justru dibantu oleh pacarnya sendiri,” pungkas Kapolsek Arie.

 

Adapun para terduga pelaku prostitusi online, kini sudah diamankan dan nantinya akan diminta keterangan. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (yol)

Advertisement

Artikel Terkait

MDT Ajak Warga Sulawesi Utara Ramaikan TIFF 2026 di Tomohon untuk Dorong Pariwisata dan UMKM

MDT Ajak Warga Sulawesi Utara Ramaikan TIFF 2026 di Tomohon untuk Dorong Pariwisata dan UMKM

MDT sapaan akrabnya menyebut, secara khusus mengundang masyarakat untuk hadir dalam puncak acara TIFF, yaitu Tournament of Flowers

Presentasi TIFF 2026 di KADIN Pusat  Buka Peluang Investasi dan Dukungan Nasional untuk Tomohon

Presentasi TIFF 2026 di KADIN Pusat Buka Peluang Investasi dan Dukungan Nasional untuk Tomohon

“TIFF jadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menarik minat investor untuk masuk ke Tomohon,” jelas Levita.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer