Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Lu Bu: Dari Jenderal Terkuat hingga Tewas Digantung

ALengkong • 2024-08-17 18:21:23

Jagosatu.com - Lu Bu, nama yang sering terdengar dalam legenda Tiga Kerajaan China, adalah salah satu jenderal paling terkenal dan kontroversial dalam sejarah. Dikenal sebagai seorang prajurit yang luar biasa kuat, Lu Bu juga terkenal karena sifatnya yang bengis dan pengkhianatannya yang sering kali mengubah arah pertempuran.

Lu Bu Fengxian
Lu Bu Fengxian

Masa Muda dan Awal Karier Militer

Lu Bu lahir di Wuyuan (sekarang Jiuyuan) sekitar akhir Dinasti Han. Karier militernya dimulai di bawah pengawasan inspektur regional, Ding Yuan. Ia dikenal sebagai pejuang yang tangguh, dengan fisik yang luar biasa dan kemampuan berkuda serta memanah yang hebat. Kemampuan ini memberinya julukan "Jenderal Terbang."

Namun, kesetiaan Lu Bu pada Ding Yuan tidak bertahan lama. Ketika Dong Zhuo, seorang panglima perang yang ambisius, mengincar kekuasaan di ibu kota Luoyang, ia memanipulasi Lu Bu untuk mengkhianati dan membunuh Ding Yuan. Pengkhianatan ini menandai awal dari perjalanan Lu Bu sebagai bawahan Dong Zhuo, di mana ia menjadi salah satu jenderal paling terpercaya dan dipromosikan menjadi pemimpin kerajaan serta kepala pengawal pribadi Dong Zhuo.

Pengkhianatan dan Ambisi yang Tak Terpuaskan

Sifat pengkhianat Lu Bu tidak berhenti pada Ding Yuan. Pada tahun 192 Masehi, atas dorongan dari Wang Yun dan Shisun Rui, Lu Bu berbalik melawan Dong Zhuo dan membunuhnya. Pengkhianatan ini memaksa Lu Bu untuk terus berpindah-pindah mencari perlindungan dari panglima perang lain seperti Zhang Yang dan Yuan Shao, setelah para pengikut Dong Zhuo mengusirnya.

Meskipun sering berpindah-pindah, ambisi Lu Bu untuk menguasai China tidak pernah surut. Pada tahun 194, ia berhasil merebut Provinsi Yan dari tangan Cao Cao, salah satu tokoh besar lainnya di era Tiga Kerajaan. Lu Bu bahkan mengkhianati Liu Bei, yang sebelumnya menawarkan perlindungan, dengan merebut Provinsi Xu dan menjadikannya sebagai wilayah kekuasaannya sendiri.

Kematian Tragis Lu Bu

Ambisi besar dan pengkhianatan yang berulang kali dilakukan oleh Lu Bu akhirnya membawa kehancurannya. Pada tahun 199, setelah serangkaian pertempuran sengit, Lu Bu ditangkap oleh Cao Cao dalam pertempuran di Xiapi. Nasib Lu Bu berakhir tragis dengan hukuman gantung, bersama dengan Gao Shun dan Chen Gong. Kepalanya dipenggal dan dikirim ke ibu kota Xu sebagai tanda kekalahannya.

Secara keseluruhan, Lu Bu dikenang sebagai sosok yang memiliki kekuatan militer yang luar biasa, tetapi juga sebagai seorang pengkhianat yang tidak ragu-ragu untuk mengorbankan orang-orang di sekitarnya demi keuntungan pribadi. Kisah hidupnya menjadi salah satu cerita paling menarik dalam sejarah Tiga Kerajaan, menggambarkan betapa rapuhnya kesetiaan di tengah perebutan kekuasaan yang brutal.

(R. Jong)

Editor : ALengkong
#Lu Bu #Kisah 3 Negara #sejarah