Lahan Warga Belum Dibayar, Nabsar Badoa Minta Jalan Tol Manado - Bitung Ditutup

Herry Lengkong • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 15:03 WIB
RDP DPRD tentang pembayaran jalan tol Manado - Bitung. (Foto: Herry Lengkong)
RDP DPRD tentang pembayaran jalan tol Manado - Bitung. (Foto: Herry Lengkong)

 

JAGOSATU.COM - Akibat belum tuntas pembayaran kompensasi pembebasan lahan tol di Kota Bitung, Ketua Komisi I DPRD Kota Bitung Nabsar Badoa meminta agar jalan tol ditutup sementara. Hal itu disampaikan saat DPRD Kota Bitung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat dan sejumlah instansi terkait, Jumat (04/09/2026).

"Sebaiknya jalan tol ditutup sementara. Padahal jalan tol sudah beroperasi kurang lebih 6 tahun. Tapi ternyata masih ada masyarakat yang belum menerima kompensasi dari pembebasan lahan," kata Napsar.

Ia juga meminta agar masalah ini menjadi perhatian Gubernur Sulut. Sehingga apa yang menjadi hak masyarakat sudah bisa dinikmati.

"Pemerintah harus memperhatikan ini. Jangan cuma omon-omon. Sementara hak masyarakat belum dibayar," ujarnya.

Ia juga menyesali kurangnya perhatian pihak pengelola jalan tol Manado - Bitung dalam hal keselamatan. Sebab, sering kali didapati adanya hewan peliharaan seperti anjing dan kambing berada di area jalan tol.

"Ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan tol. Ingat semua kendaraan yang melintas di jalan tol atau jalan bebas hambatan, rata-rata melaju kencanang. Dan ini bisa berakibat fatal jika di saat bersamaan ada hewan yang menyebrang jalan," tegas Nabsar.

Rapat Dengar Pendapat yang dipimpin Ketua DPRD Vivi Ganap dan didampingi Wakil Ketua Ronald Gunawan Kansil itu, bisa dilanjutkan karena pihak berwenang yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) jalan tol tidak hadir.

"Tidak ada artinya melanjutkan rapat saat ini, sebab mereka yang berwenang yaitu PPKom tidak hadir. Olehnya rapat ini saya skors," tandasnya.

Sementara itu, Muahamad Rustam, warga Kelurahan Pateten Tiga, Kecamatan Maesa, salah satu warga yang belum menerima kompensasi mengatakan, sudah beberapa kali dijanjikan akan dibayar, tapi sampai saat ini belum ada realisasi.

"Memang waktu lalu sudah ada pembayaran. Tapi belum lunas. Masih ada hampir 160 juta belum dibayar," beber Rustam.

Sementara itu, koordinator aksi Raynald Maringka selaku perwakilan warga menyatakan mendukung usulan Ketua Komisi I DPRD Kota Bitung Nabsar Badoa terkait penutupan sementara jalan tol Manado - Bitung sampai menunggu pelunasan.

"Kami akan segera menyurat ke pihak aparat Kepolisian soal rencana penutupan jalan tol," pungkasnya.

Editor : Herry Lengkong
Nabsar Badoa Rapat Dengar Pendapat jalan tol Manado-Bitung DPRD Bitung