JAGOSATU.COM - Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Bolmong kembali makan korban. Sebanyak 3 penambang tewas terhirup zat asam di tambang Bule, Kecamatan Dumoga Utara, Rabu (12/4) malam.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Manado Post, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 19:30 Wita. Awalnya, ada 9 penambang yang masuk di lokasi tambang yang jaraknya sekira 300 meter di kedalaman tanah.
Saat beroperasi, blower atau alat sterilisasi udara tak berfungsi dengan baik. Akhirnya, udara di kedalaman lubang tak bisa disterilisasi sehingga terhirup zat asam oleh para penambang. Seketika itu, ketiga penambang tak sadarkan diri dan 6 orang lainnya berusaha untuk menyelamatkan diri.
Saat dilakukan evakuasi, ketiga penambang sudah tidak dapat diselamatkan, sehingga tewas di tempat. Sementara itu, keenam penambang lainnya berhasil selamat, namun saat berada di atas permukaan tanah dalam kondisi pingsan. Keenam korban tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit dan Puskesmas terdekat.
Kapolres Bolmong AKBP Slamet Ramelan SIK SH MH melalui Kasat Reskrim IPTU Liefan Kolinug SE membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, semua korban sudah dievakuasi dan yang selamat sudah keluar dari rumah sakit.
“Ada 9 korban. Tiga korban dinyatakan meninggal dan 6 korban lainnya selamat dan sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit,” tutupnya. (kly)
Editor : Administrator