JAGOSATU.COM - Peristiwa naas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Bule Kecamatan Dumoga Utara, Rabu (12/4) malam, merengut 9 korban dan 3 diantaranya meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Manado Post, ketiga korban yang meninggal dunia adalah IP (22) warga Desa Bonawang, Kecamatan Dumoga Tenggara, HD (29) warga Desa Osion, Kecamatan Dumoga Tenggara dan LN (35) Warga Desa Bonawang.
Sedangkan korban yang berhasil selamat dari maut di PETI Bule yakni YP (36) warga Desa Bolawang, RP (23) warga Desa Konarom, SD (40) Warga Desa Bonawang, LO (35), HM (40) warga Desa Bonawang, dan SP warga Desa Osion.
Menurut Keterangan Isran Paudi (21) Warga Desa Dumara setelah mendengarkan saudaranya sudah tidak bergerak ia langsung masuk ke lubang tambang untuk melakukan evakuasi.
“Ini terjadi karena mesin blower tidak sampai ke bawah lubang sehingga terhirup zat asam. Setelah itu, korban dalam kondisi lemah dan sesak nafas sehingga meninggal dunia,” ungkapnya.
Kapolres Bolmong AKBP Slamet Ramelan SIK SH MH melalui Kasat Reskrim IPTU Leifan Kolinug SE mengatakan, semua korban sudah dievakuasi dari lubang tambang.
Begitu juga korban selamat yang sempat dilarikan ke rumah sakit sudah dalam kondisi normal dan sudah pulang ke rumah masing-masing.
“Untuk saat ini kasus tersebut sementara ditangani aparat kepolisian. Untuk penanganan sementara dalam pengembangan,” tutup IPTU Leifan. (kly)
Editor : Administrator