JAGOSATU.COM--Proyek Dana Desa di Kabupaten Bolmong Raya, diduga dimanfaatkan oleh oknum ASN, yang diduga berasal dari Kota Tomohon.
Membawa nama besar Tim ODC, yang dikenal jadi motor pemenangan kepala daerah di Nyiur Melambai.
"Ada oknum ASN yang diduga melakukan tindakan penipuan, mengatasnamakan pimpinan Sulut. Dengan nama besar Tim ODC yang dicatut nya itu, sontak membuat para kepala desa di Bolmong Raya gentar. Yang bersangkutan menjalankan praktik jual-beli proyek fiktif. Guna menarik perhatian kepala desa, yang bersangkutan mengiming-imingi fee," ungkap sumber yang meminta identitasnya tak dipublikasikan, Kamis (29/6)
Lanjut sumber, yang juga perangkat di salah satu desa di daerah Bolmong Raya. Oknum ASN berinisial MW itu, menjanjikan bonus fee atas proyek yang bersumber dari Dana Desa.
Sekira 10 persen besarannya, tak pelak jurus itu manjur membuat luluh para korbannya. Alih-alih terima uang jasa yang dijanjikan MW, para korbannya justru gigit jari, uang pun tak kembali.
Mencegah terjadinya kerugian yang bisa melibatkan pihak lainnya. Sumber berharap, Tim ODC mengambil langkah konkrit biar kedepannya tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.
Apalagi hingga membuat nama ODC rusak, dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
"Informasi ini kami angkat ke media, biar nama baik ODC tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Apalagi bisa merusak citra baik ODC. Para Sangadi di Bolmong Raya saya minta mewaspadai hal ini," pungkas sumber.
Adapun diketahui, selain "menggarap" Dana Desa di wilayah Bolmong Raya. MW juga diduga turut membawa nama salah satu legislator DPR-RI Dapil Sulut, guna memuluskan proyek yang bersumber dari APBN. (yol)
Editor : Julius Laatung