Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Fenomena Masyarakat Gianyar yang Bekerja di Luar Negeri, Penjelasan dari Disnaker.

Aryanti Sasamu • 2023-07-24 14:13:37
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani.

JAGOSATU.COM - Bekerja di luar negeri masih menjadi pilihan menarik bagi masyarakat Gianyar. Hingga bulan Juni 2023, jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) mencapai 487 orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani, mengungkapkan bahwa animo masyarakat untuk bekerja di luar negeri tetap tinggi.

Pada bulan Juni 2023 saja, sudah ada 487 orang PMI yang berangkat ke berbagai negara dari seluruh kecamatan di Gianyar. "Total ada 487 orang yang sudah berangkat untuk bekerja ke luar negeri yang berasal dari seluruh Kecamatan yang ada di Gianyar," ujarnya pada Minggu (23/7).

Penduduk dari Kecamatan Gianyar merupakan yang paling banyak, sebanyak 132 orang, diikuti oleh Kecamatan Blahbatuh dengan 88 orang, Kecamatan Sukawati dengan 85 orang, Kecamayan Ubud dengan 76 orang, Kecamatan Tegallalang dengan 44 orang, Kecamatan Tampaksiring dengan 40 orang, dan Kecamatan Payangan dengan 22 orang.

Mayoritas PMI ini menuju berbagai negara, namun paling banyak diarahkan ke Turki.

Baca Juga: Pura Goa Lawah, Menyingkap Keagungan Stana Kepala Naga Basuki sebagai Penjaga Keseimbangan Alam.

Disnaker Gianyar mengimbau masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri untuk selalu mengikuti peraturan sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 17 Tahun 2018 tentang CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia) agar keberangkatan dilakukan secara prosedural dengan dokumen yang lengkap dan menggunakan agen resmi untuk menghindari keberangkatan ilegal.

Dalam mendukung para calon pekerja migran, Balai Latihan Kerja (BLK) milik Disnaker Gianyar memberikan pelatihan di bidang hospitality bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), sehingga sebelum berangkat ke luar negeri, mereka sudah memiliki keterampilan atau keahlian yang dibutuhkan. "Kami juga bekerjasama dengan BP2MI untuk memberikan pembekalan masa orientasi ke Negara tujuan," tambah Ida Ayu Surya Adnyani, yang juga merupakan istri Bupati Gianyar.

Selain itu, Bupati Gianyar juga telah menerapkan program untuk membantu masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri melalui Bank Daerah Gianyar melalui program KURDA (Kredit Usaha Rakyat Daerah) dengan bunga rendah, serta Bank BPD Bali Cabang Gianyar untuk PMI yang akan berangkat ke luar negeri namun menghadapi kesulitan biaya.

Baca Juga: Eksplorasi Pura Prajapati di Hulun Setra, Mengungkap Fungsinya yang Menarik.

Berdasarkan data dari Disnaker Gianyar, pada tahun 2021, terdapat 613 orang PMI asal Gianyar, dan pada tahun 2022, jumlahnya meningkat menjadi 1188 orang.(jpg)

Editor : Aryanti Sasamu
#pmi #Negara #luar negeri #gianyar #Disnaker #Bali