JAGOSATU.COM - Kangkung telah lama dikenal sebagai salah satu sayuran yang kaya akan manfaat bagi kesehatan. Sayuran yang mudah tumbuh ini memiliki banyak penggemar karena rasanya yang segar dan kaya nutrisi.
Bagi para pecinta tanaman atau mereka yang ingin mencoba berkebun di rumah, menanam kangkung bisa menjadi pilihan yang tepat.
Baca Juga: Rahasia Sukses Menanam Terong, Tips dan Trik Terbaik
Namun, untuk berhasil dalam menanam dan merawat kangkung, diperlukan pemahaman yang baik tentang teknik bercocok tanam yang benar.
Langkah pertama dalam menanam kangkung adalah mempersiapkan lahan tanam dengan baik. Pastikan area yang dipilih menerima sinar matahari secara cukup, minimal enam jam per hari.
Setelah itu, bersihkan dan ratakan tanah menggunakan garu tajam atau garu sisir agar siap untuk ditanami. Lubang-lubang untuk menanam kangkung sebaiknya dibuat dengan kedalaman sekitar 5 cm dan jarak antar lubang sekitar 5x5 atau 5x10 sentimeter.
Setelah lubang-lubang untuk menanam kangkung siap, langkah berikutnya adalah menyiapkan benih. Benih kangkung dapat diperoleh dari toko bibit atau petani lokal.
Masukkan 5-10 biji benih kangkung ke dalam setiap lubang dan tutup dengan tanah secara merata. Pastikan lubang-lubang tersebut tertutup rapat agar benih tidak dimakan semut atau terbawa hanyut saat curah hujan tinggi.
Setelah penanaman selesai, pemeliharaan tanaman kangkung perlu dilakukan secara teratur. Lakukan pemupukan dengan pupuk organik atau pupuk kimia yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Baca Juga: Menanam Jahe di Polybag untuk Hasil Panen yang Memuaskan
Selain itu, pastikan tanaman kangkung mendapatkan pasokan air yang cukup, terutama pada musim kemarau. Kangkung biasanya dapat dipanen dalam waktu 20-30 hari setelah tanam, tergantung pada varietasnya dan kondisi lingkungan tempat tumbuhnya.
Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan para petani atau pecinta tanaman bisa berhasil dalam menanam dan merawat kangkung di kebun mereka. (***)
Editor : Alfianne Lumantow