Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Ni Luh Djelantik Buka Suara Soal Rekomendasi AWK Tutup Bakso A Fung dan Tanggapan Abu Janda

Aryanti Sasamu • 2023-07-31 14:37:54
NI LUH DJELANTIK: Penggiat media sosial Ni Luh Djelantik memberi respon berbeda soal rekomendasi AWK untuk tidak memperpanjang kontrak Bakso A Fung di Bandara Ngurah Rai. (Istimewa.)
NI LUH DJELANTIK: Penggiat media sosial Ni Luh Djelantik memberi respon berbeda soal rekomendasi AWK untuk tidak memperpanjang kontrak Bakso A Fung di Bandara Ngurah Rai. (Istimewa.)

JAGOSATU.COM - Aktivis Bali, Ni Luh Djelantik, memberikan respons berbeda terkait rekomendasi Senator Bali, Arya Wedakarna (AWK), untuk tidak memperpanjang kontrak Bakso A Fung di Bandara Ngurah Rai.

Ni Luh Djelantik, yang sering dipanggil Mbok Niluh, ikut mengeluarkan pernyataan setelah aktivis Permadi Arya, yang dikenal sebagai Abu Janda, memberikan dukungan kepada AWK.

Melalui akun media sosial Instagramnya @niluhdjelantik pada Minggu (30/7), Mbok Niluh memperingatkan Abu Janda untuk tidak membuat pernyataan yang berpotensi mengadu domba.

@permadiaktivis2, Mbok mohon jangan bikin pernyataan berpotensi mengadu domba kami. Kami rakyat Bali baik-baik saja. Kenapa urusan periuk nasi orang diperlakukan seperti ini, tulis Mbok Niluh dikutip, Senin (31/07).

Mbok Niluh juga mempertanyakan rakyat mana yang diwakili oleh Abu Janda yang diduga menyindir pernyataan AWK saat meminta klarifikasi kepada pihak bandara.

Rakyat Bali mana yang kamu wakili? Pihak yang bikin konten @joviadhiguna sudah minta maaf. Pihak restoran @basoafung @basoafungbali sudah minta maaf. Lalu masalahnya di mana? ungkap pengusaha sepatu tersebut.

Baca Juga: Perbaiki Kulit Wajah Kering dan Kusam dengan Metode Skin Flooding.

Lebih lanjut, Ni Luh Djelantik menegaskan agar dalam berbicara tentang toleransi, jangan mengatasnamakan rakyat Bali. Menurutnya, rakyat Bali sejak lahir sudah memiliki sikap toleransi. Selain itu, sejak kasus itu menjadi viral, belum ada umat Bali yang membuat postingan menghujat Bakso A Fung dan pembuat konten.

Mengapa hidup harus dibuat ruwet? Tanyakan kepada semua pedagang babi guling di Bali, apakah mereka merasa terhina? Orang sudah minta maaf mengapa harus kita hukum dengan cara seperti ini? tanya Niluh Djelantik.

Dia menegaskan bahwa pedagang babi guling sudah memiliki pangsa pasar sendiri sehingga boleh atau tidaknya berjualan di bandara harus diatur sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dia juga memperingatkan agar tidak membenturkan pernyataan seolah-olah mewakili rakyat Bali.

Niluh juga mengingatkan bahwa wisatawan yang datang ke Bali tidak hanya yang menyukai makanan babi.

@permadiaktivis2, Mbok sangat sedih dan kecewa, mengapa kamu mengakomodir postingan seperti ini. Mohon jangan adu domba kami. Kami di Bali baik-baik saja, pungkasnya.

Sebelumnya, aktivis Permadi Arya, yang dikenal sebagai Abu Janda, mendukung sikap Senator Bali, Arya Wedakarna (AWK), yang merekomendasikan untuk tidak memperpanjang kontrak Bakso A Fung di kawasan Bandara Ngurah Rai, Bali.

Rekomendasi tersebut berhubungan dengan respons manajemen Bakso A Fung yang menghancurkan peralatan makan setelah selebgram Jovi Adhiguna memakan bakso dengan kerupuk babi.

Baca Juga: Mengisi Hari Persahabatan Dunia dengan 5 Kado Istimewa yang Mengikat Tali Persahabatan.

Melalui akun Instagram pribadinya @permadiaktivis2 pada Minggu (30/7), Abu Janda mengunggah postingan Arya Wedakarna (AWK) yang meminta klarifikasi dari pihak bandara dan meminta kontrak Bakso A Fung tidak diperpanjang.

Cuma gara-gara ada yang makan bakso pake kerupuk babi, resto @basoafung hancurkan seluruh peralatan makannya, LEBAY BANGET LO! Saya dukung DPD Bali ajik @aryawedakarna untuk merekomendasi TUTUP saja baso Afung di @baliairport Ngurah Rai, jangan sampe @basoafungbali merusak citra Bali sebagai obyek wisata internasional, tulis Abu Janda dikutip, Senin (31/7). (jpg)

 
Editor : Aryanti Sasamu
#Abu Janda #awk #bakso a fung #ni luh djelantik #rekomendasi