Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Indonesia Kuasai 40 Persen Pasar Ekonomi Digital ASEAN

Via Ponamon • 2023-08-14 14:02:26

 

Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan Sumber Daya Manusia Kemenko Bidang Perekonomian Rizal Edwin dalam pembukaan Indonesia Retail Summit 2023, di Jakarta, Senin (14/8/2023).
Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan Sumber Daya Manusia Kemenko Bidang Perekonomian Rizal Edwin dalam pembukaan Indonesia Retail Summit 2023, di Jakarta, Senin (14/8/2023).

JAGOSATU.COM - Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan Sumber Daya Manusia Kemenko Bidang Perekonomian, Rizal Edwin, mengungkapkan bahwa pada tahun 2022, Indonesia berhasil menguasai 40 persen dari pasar ekonomi digital ASEAN yang mencapai 194 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

"Pada tahun 2022 lalu, nilai ekonomi digital ASEAN mencapai 194 miliar dolar AS di mana Indonesia menguasai 40 persen dari nilai tersebut," ujarnya dalam acara Indonesia Retail Summit (IRS) 2023, di Jakarta, pada hari Senin.

Edwin menyatakan bahwa dengan populasi sebesar 679 juta jiwa, yang merupakan 8 persen dari total penduduk dunia, ASEAN memiliki potensi pasar yang besar dan menjanjikan bagi dunia usaha, termasuk sektor ritel.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memudahkan akses konsumen terhadap produk dan jasa, serta menciptakan peluang bisnis baru.

Keberadaan e-commerce dan platform perdagangan online juga telah mengubah lanskap ritel di kawasan ASEAN.

"Peningkatan penetrasi internet dan penggunaan smartphone menyebabkan perdagangan elektronik berkembang sangat pesat dan menciptakan peluang baru bagi pengusaha dan pelaku bisnis di kawasan ini," tambahnya.

Pertumbuhan ekonomi yang stabil di beberapa negara ASEAN juga mempengaruhi perkembangan sektor ritel.

"Pertumbuhan ekonomi sebagian negara ASEAN berada di atas rata-rata pertumbuhan dunia, yakni 3,1 persen.

Malaysia, Vietnam, Filipina, Kamboja, Singapura, dan Indonesia mencatatkan pertumbuhan di kisaran 3,8 sampai 8,7 persen," lanjutnya.

Indonesia juga dinilai berperan dalam menyusun kerja sama perdagangan internasional yang memiliki dampak signifikan.

Melalui sejumlah kesepakatan seperti ASEAN Free Trade Area dan Comprehensive Economic Partnership Agreements (CEPA) dengan negara-negara mitra dagang, perdagangan antarnegara menjadi lebih terfasilitasi.

Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan mencapai 150 miliar dolar AS atau setara dengan Rp2.333 triliun pada tahun 2025, dan hal ini berpotensi menjadi instrumen yang mampu memulihkan ekonomi nasional.(antara)

Editor : Via Ponamon
#Ekonomi Digital #ASEAN #digital #kemenko perekonomian